China Buka Kembali Menara Gerbang Qianmen Berusia 6 Abad

CNN Indonesia
Rabu, 05 Agu 2026 13:00 WIB
Menara Gerbang Zhengyangmen atau Qianmen di Beijing, China. (iStockphoto/loonger)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menara Gerbang Zhengyangmen yang ikonik di Beijing, China, atau yang lebih populer dikenal sebagai Gerbang Qianmen, kini resmi dibuka kembali untuk umum usai menjalani proyek restorasi besar-besaran.

Bagi para wisatawan, pembukaan kembali gerbang ini pada 27 Juli lalu menambah deretan destinasi bersejarah di sepanjang koridor warisan dunia UNESCO sejauh 7,8 kilometer.

Jalur ini membentang melewati lokasi-lokasi tersohor seperti Kota Terlarang (Forbidden City), Kuil Surga (Temple of Heaven), hingga Menara Lonceng dan Genderang (Bell and Drum Towers).

Menara Gerbang Zhengyangmen sendiri telah berdiri mengawal ibu kota China selama lebih dari enam abad.

Mengutip platform layanan pariwisata China Bound, struktur ini berfungsi sebagai gerbang kota terbesar sekaligus paling krusial yang menghubungkan area dalam dan luar kota pada era Dinasti Ming (1368-1644) dan Dinasti Qing (1644-1911). Proyek renovasi terbaru difokuskan untuk menjaga keutuhan struktur aslinya.

Direktur Departemen Konservasi Warisan di Pusat Perlindungan Warisan Poros Tengah Beijing, Chen Liang, mengungkapkan kepada China Daily bahwa restorasi ini berhasil mengembalikan tata ruang interior asli dari menara tersebut.

Pengalaman merasakan arsitektur kuno yang otentik menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung saat ini.

Selain pemugaran fisik, menara ini telah melalui pemindaian digital tiga dimensi secara ekstensif. Aspek digitalisasi menjadi fitur utama dalam menyajikan sejarah bangunan ini kepada publik.

Saat melangkah ke dalam menara, pengunjung disuguhkan perpaduan antara artefak bersejarah, arsip foto, dokumen teks, hingga tampilan layar digital yang mengulas sejarah panjang lebih dari 600 tahun.

Laporan Global Times menyebutkan bahwa interior menara juga menampilkan maket berskala presisi dari Gerbang Zhengyangmen. Maket ini memungkinkan pengunjung melihat tidak hanya bentuk menara gerbang dan menara pemanah saat ini, melainkan juga gambaran utuh dari struktur aslinya di masa lalu.

Bagi banyak wisatawan, daya tarik utama kunjungan berada di lantai paling atas menara. Dari titik ketinggian ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan lanskap ibu kota secara menyeluruh alias bird's-eye view.

Di sisi selatan, terlihat riuhnya Jalan Qianmen yang dipadati pengunjung, sementara di sisi utara terbentang pemandangan Lapangan Tiananmen, Museum Nasional China, hingga Gedung Agung Rakyat.

Menara Gerbang Zhengyangmen beroperasi setiap hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 09.00 hingga 17.00 waktu setempat.

Harga tiket masuk standar dibanderol seharga 20 yuan atau sekitar Rp53 ribu untuk dewasa, serta gratis bagi pengunjung di bawah usia 18 tahun dan di atas 60 tahun. Pengunjung disarankan untuk memesan tiket secara daring terlebih dahulu.

(wiw)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Gowes Sambil Menikmati Keindahan Desa

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK