Tak Cuma Seru-seruan, Ada Banyak Manfaat Anak Ikut Lomba 17 Agustus
Perayaan HUT Kemerdekaan RI selalu diramaikan berbagai lomba, khususnya untuk anak-anak.
Mengikuti lomba tak sekadar seru-seruan atau cuma untuk memenangkan hadiah. Nyatanya, ada beragam manfaat ikut lomba bagi anak, baik untuk perkembangan sosial maupun mentalnya.
Untuk itu, orang tua tak perlu ragu mendorong anak agar ikut serta dalam lomba, seperti pada momen perayaan 17 Agustus. Berikut manfaat anak ikut lomba.
1. Meningkatkan kemandirian dan keberanian
Dikutip dari laman Psychology Today, pengalaman sederhana seperti berani tampil di depan umum, ikut serta dalam permainan dan perlombaan nyatanya sangat dapat membantu membangun rasa percaya diri dan kemandirian anak.
2. Belajar strategi
Saat mengikuti lomba, anak tidak hanya memikirkan apa yang harus dilakukan dirinya. Mereka juga perlu memperkirakan tindakan peserta atau kelompok lain.
Pengalaman seperti ini dapat membantu anak belajar memahami bahwa orang lain mungkin memiliki cara berpikir, strategi, atau respons yang berbeda. Kemampuan melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain merupakan bagian penting dalam perkembangan empati.
3. Melatih kemampuan bekerja sama
Lomba yang dilakukan secara berkelompok mengharuskan anak berkomunikasi dan bekerja sama. Anak belajar memahami peran masing-masing, mendengarkan orang lain, sekaligus berkontribusi dalam tim.
Sebuah studi terhadap lebih dari 11.200 anak di Amerika Serikat berusia 9-13 tahun menemukan bahwa anak yang mengikuti olahraga tim seperti basket dan sepak bola cenderung memiliki lebih sedikit masalah sosial dibandingkan anak yang tidak mengikuti olahraga tim.
Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas kompetitif secara berkelompok dapat menjadi ruang bagi anak untuk berlatih kemampuan sosial.
4. Mengenali kelebihan dan kekurangan diri
Kompetisi membuat anak memiliki kesempatan untuk melihat kemampuan dirinya dibandingkan dengan teman sebayanya.
Misalnya, anak mungkin menyadari dirinya cepat dalam lomba tertentu, tetapi masih perlu belajar bekerja sama ketika mengikuti lomba kelompok.
5. Belajar sportif
Tidak semua lomba berakhir dengan kemenangan. Justru, pengalaman kalah dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar bersaing secara sportif.
Mengajarkan anak-anak mengenai sportivitas yang baik, seperti memberi selamat kepada pemenang serta menerima kekalahan dengan lapang dada menjadi bekal penting buat anak di masa depan.
6. Melatih rasa tangguh dan disiplin
Kompetisi juga dapat mengajarkan anak untuk tetap berusaha ketika menghadapi kesulitan.
Selain itu, pengalaman menghadapi rasa kecewa, gugup, atau tertekan dalam situasi kompetitif yang sehat dapat menjadi latihan bagi anak untuk mengelola emosi dan bangkit setelah mengalami kegagalan.
7. Membantu anak menemukan minat-bakatnya
Mengikuti lomba menjadi kesempatan bagi anak untuk menemukan hal-hal yang mereka sukai, entah itu olahraga, menggambar, menyanyi, dan lainnya.
Dari pengalaman itu, bisa saja akan tumbuh ketertarikan untuk terus mencoba dan menekuninya.
Demikian beberapa manfaat anak mengikuti lomba.
(fef)