Pekan Ini Ada 'Blood Moon', Mana Saja Tempat Terbaik Menyaksikannya?
Fenomena 'blood moon' bakal hiasi langit pada akhir Agustus ini. Beberapa wilayah di dunia jadi lokasi terbaik untuk menyaksikannya.
Fenomena blood moon atau gerhana bulan total bakal berlangsung selama dua hari, Kamis (27/8) dan Jumat (28/8). Fenomena ini akan terlihat jelas di Amerika Utara, beberapa wilayah Eropa, dan Inggris.
Mengutip Time and Date, bulan purnama akan mulai memasuki bagian luar bayangan Bumi pada Kamis (27/8) pukul 01.23 UTC atau 08.23 WIB. Fase ini disebut sebagai gerhana penumbra.
Sekitar satu jam setelahnya, bulan akan memasuki bagian yang lebih gelap dan padat, yaitu umbra. Pada fase ini, gerhana mulai terlihat jelas pada sekitar pukul 4.12 UTC atau 11.00 WIB siang.
Sementara itu, di wilayah pantai barat Amerika Serikat dan Kanada, fase-fase gerhana akan dimulai pada malam 27 Agustus pukul 19.33 waktu setempat, sementara di Pantai Timur akan dimulai pada pukul 22.33 waktu setempat.
Sedangkan di Eropa, gerhana akan berlangsung pada Jumat (28/8) dini hari atau sebelum matahari terbit. Sementara di beberapa wilayah Eropa, Afrika, dan Timur Tengah, blood moon akan berlangsung setelah matahari terbit.
Sayangnya, fenomena ini tak dapat disaksikan di Indonesia. Pasalnya, gerhana berlangsung dalam waktu siang hari di Indonesia.
Istilah blood moon sendiri digunakan saat posisi bumi berada tepat di antara matahari dan bulan. Kondisi ini membuat bulan masuk sepenuhnya ke dalam umbra bumi, yaitu bagian bayangan bumi yang paling gelap. Kondisi ini kemudian menciptakan warna kemerahan pada permukaan bulan.
Munculnya warna merah tersebut disebabkan karena sebagian sinar matahari masih dapat mencapai bulan. Namun, cahaya pada bagian spektrum berwarna ungu tersaring oleh atmosfer bumi, sehingga sebagian besar cahaya yang mencapai permukaan bulan adalah cahaya merah.
(dsd/asr)