Jangan Sembarangan Membersihkan Abu Vulkanik, Ini Caranya yang Tepat

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 10:30 WIB
Membersihkan rumah dari abu vulkanik tak bisa sembarangan. Ada panduan yang tepat dari IVHHN agar rumah ataupun penghuninya aman dari abu vulkanik.
Ilustrasi. Membersihkan rumah dari abu vulkanik tak bisa sembarangan. Ada panduan yang tepat dari IVHHN agar rumah ataupun penghuninya aman dari abu vulkanik. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Cara membersihkan abu vulkanik di dalam ruangan

Tingkat keparahan abu vulkanik di dalam rumah tergantung dari ukuran celah jendela, pintu, hingga ventilasi. Jika Anda terlalu sering membuka jendela dan pintu, besar kemungkinan abu vulkanik akan cepat menebal di dalam rumah.

Jika memungkinkan, gunakan alat penyedot debu untuk membersihkan permukaan di dalam rumah dengan aman. Adapun di iklim panas, pembersihan perlu dilakukan beberapa kali dalam sehari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat membersihkan abu vulkanik di dalam ruangan:

  • Bersihkan bagian dalam rumah area di luar rumah sudah dibersihkan.
  • Kenakan masker atau kain basah sebelum mulai membersihkan.
  • Pastikan ada ventilasi yang baik dengan membuka semua pintu dan jendela sebelum mulai membersihkan.
  • Gunakan hanya satu pintu masuk saat membersihkan untuk memastikan penghuni tidak membawa abu ke area yang bersih.
  • Gunakan metode pembersihan tanpa debu, seperti mencuci dengan air dan deterjen. Gunakan kain lembap atau alat penyedot debu jika memungkinkan. Setelah menyedot debu, karpet dan pelapis dapat dibersihkan dengan deterjen. Hindari menggosok terlalu keras karena partikel abu yang tajam dapat memotong serat tekstil.
  • Permukaan kaca, enamel porselen, dan akrilik dapat tergores jika dilap terlalu keras. Gunakan kain atau spons yang direndam deterjen, dan tepuk-tepuk ketimbang dilap.
  • Lapisan kayu yang mengilap akan kusam karena butiran halus. Sedot debu di permukaan lalu tepuk-tepuk dengan kain basah.
    Kain lap yang terkena abu harus dibilas di bawah air mengalir lalu dicuci dengan hati-hati, atau dapat dibawa ke luar dan dipukul-pukul untuk menghilangkan abu.
  • Pakaian kotor membutuhkan deterjen tambahan. Cuci pakaian dalam jumlah kecil, gunakan banyak air agar pakaian memiliki ruang untuk bergerak bebas di dalam air. Sikat atau kocok pakaian sebelum dicuci.
  • Basahi endapan abu tebal di lantai dan masukkan ke dalam kantong. Hindari menyapu abu kering.
  • Gunakan pel lembap atau kain basah untuk membersihkan lantai keras. Jauhkan anak-anak di dalam ruangan dan cegah mereka bermain di tempat berdebu.
  • Bersihkan komputer, TV, dan peralatan radio menggunakan penyedot debu atau udara bertekanan. Matikan catu daya utama (power supply) dari perangkat sebelum membersihkannya.
  • Selama beberapa bulan setelah hujan abu vulkanik, filter mungkin perlu sering diganti. Perhatikan filter AC, saluran masuk udara kulkas, serta bersihkan permukaan apa pun yang mungkin meniup udara dan mengedarkan kembali abu. Kipas dan exhaust fan juga harus dibersihkan secara menyeluruh.
  • Jaga anak-anak tetap di dalam ruangan dan cegah mereka bermain di tempat berdebu.
  • Jaga hewan peliharaan di dalam ruangan. Jika hewan peliharaan keluar, sisir bulunya sebelum membiarkannya masuk kembali.

Adapun beberapa hal yang tak boleh dilakukan, salah satunya menggunakan penyapu lantai dengan sikat samping. Hal ini dapat mengangkat kembali partikel debu ke udara.

Selain itu, jangan membersihkan ruangan dengan alat blower dengan udara bertekanan atau menyapu abu kering, karena abu akan terangkat kembali ke udara.

Terakhir, jangan menggunakan kipas angin atau pengering pakaian listrik yang dapat mengangkat kembali abu.

Itu dia beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan rumah dari abu vulkanik secara aman, baik di luar maupun di dalam rumah. Jangan lupa, jaga pula kesehatan diri dan keluarga.

(rti)

HALAMAN:
1 2