Jangan Sembarangan Membersihkan Abu Vulkanik, Ini Caranya yang Tepat

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 10:30 WIB
Ilustrasi. Membersihkan rumah dari abu vulkanik tak bisa sembarangan. Ada panduan yang tepat dari IVHHN agar rumah ataupun penghuninya aman dari abu vulkanik. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi secara terus-menerus sejak Jumat (4/9) hingga Minggu (6/9), sudah berdampak ke sejumlah provinsi terdekat.

Abu vulkanik akibat erupsi sudah menyebar ke lima provinsi. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria.

"Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar di atmosfer ke arah Banten, sebagian Jawa Barat, dan juga DKI Jakarta, serta Lampung dan Bengkulu," ujar Lana dalam konferensi pers daring pada Minggu (6/9), dilansir Detik.

Abu vulkanik tentunya berbeda dengan debu biasa. Struktur kristalnya yang tajam bisa menggores dan mengikis permukaan benda jika dibersihkan dengan cara dilap atau disikat.

Hujan dan angin efektif untuk menghilangkan abu vulkanik. Namun tentunya ini lebih berdampak pada berbagai barang yang ada di luar ruangan. Lalu bagaimana dengan perabotan di dalam ruangan?

Berikut ini panduan praktis sekaligus aman dari International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN) untuk membersihkan abu vulkanik, baik di luar maupun di dalam ruangan.

Cara membersihkan abu vulkanik di luar ruangan

Hal terpenting yang harus dilindungi, yakni mesin seperti pompa air dan sistem pembuangan seperti talang air serta saluran pembuangan air.

Adapun seusai hujan abu vulkanik, mulai bersihkan dari atap terlebih dahulu untuk mencegah jalanan dibersihkan berulang kali. Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan menurut IVHHN:

  • Kenakan masker sebelum mulai membersihkan rumah. Jika tak ada, gunakan kain basah. Dalam kondisi kering, kenakan pelindung mata (seperti kacamata) selama pembersihan.
  • Siram abu dengan air area yang terdampak abu vulkanik. Ini akan meminimalkan debu beterbangan.
  • Gunakan sekop untuk membersihkan endapan abu yang tebal atau lebih dari 1 cm. Jika sedikit, gunakan sapu yang kaku seperti sapu lidi.
  • Masukkan abu ke dalam kantong plastik tebal.
  • Sebagian besar atap rumah tidak dapat menahan lebih dari 10 cm abu basah, jadi jaga agar atap bebas dari penumpukan abu yang tebal.
  • Abu vulkanik cenderung licin. Berhati-hatilah saat memanjat tangga dan atap.
  • Talang air sangat mudah tersumbat. Jika terpasang di bawah atap rumah, sapulah abu menjauh dari talang.
  • Potong rumput hanya setelah hujan atau gerimis ringan, dan kumpulkan potongan rumput ke dalam kantong.
  • Minta saran dari petugas kebersihan mengenai pembuangan abu vulkanik di wilayah Anda. Dalam kebanyakan kasus, abu harus dipisahkan dari sampah biasa untuk dikumpulkan dan dibuang di lokasi yang ditentukan.
  • Basahi abu di halaman dan jalan untuk mengurangi suspensi abu. Cobalah untuk menggunakan air secukupnya, jangan merendam abu.
  • Lepaskan pakaian luar seperti jaket atau jubah sebelum memasuki rumah.

Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak Anda lakukan ketika membersihkan abu vulkanik. Pertama, jangan merendam abu karena akan mengeras menjadi massa yang sulit dibersihkan. Jika abu mengeras di atap, ini akan menambah beban dan meningkatkan risiko atap runtuh.

Kemudian jangan membuang abu di halaman rumah atau pinggir jalan. Jangan pula mengalirkan abu yang basah ke dalam talang, selokan, atau saluran pembuangan air lainnya. Ini berisiko menyumbat pipa.

Terakhir, hindari mengemudikan kendaraan kecuali benar-benar diperlukan. Selain bahaya bagi mesin, kendaraan bisa mengaduk abu. 

Baca halaman selanjutnya untuk mengetahui cara membersihkan bagian dalam rumah...

Cara membersihkan abu vulkanik di dalam ruangan


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :