6 Rahasia Membuat Telur Orak-Arik yang Lembut dan Creamy
Telur jadi primadona sebagian orang karena mudah diolah jadi beragam hidangan salah satunya telur orak-arik. Ada beberapa rahasia untuk membuat telur orak-arik lebih lembut dan creamy bahkan seenak di restoran.
Sumber protein murah dan mudah ditemukan salah satunya telur. Bahan pangan satu ini banyak digunakan dalam berbagai macam masakan. Telur pun sudah bisa dinikmati cukup dengan direbus.
Lihat Juga : |
Akan tetapi, untuk membuatnya lebih nikmat disantap, beberapa orang memilih mengolahnya jadi telur orak-arik.
Meski terlihat mudah, tapi sebagian orang merasa gagal membuatnya. Telur orak-arik kadang terlalu kering, bahkan lebih mirip tumisan.
Rupanya ada beberapa rahasia membuat telur orak-arik jadi lembut dan creamy seenak di restoran.
1. Kocok telur sampai mengembang
Tak perlu buru-buru dalam membuat telur orak-arik. Mulai dari mengocok telur, sebaiknya lakukan sampai telur tercampur bagian putih dan kuningnya, lalu sedikit mengembang.
Melansir dari Serious Eats, bagian kuning dan putih telur matang di suhu berbeda sehingga jika tidak dikocok sempurna, hasilnya tekstur dan kematangan telur tidak merata.
2. Tambahkan garam sebelum telur dimasak
Dengan memberi garam sebelum dimasak, ini dapat mencegah protein telur saling mengikat terlalu kuat saat dipanaskan. Telur pun jadi lembap dan lembut.
3. Tambahkan susu atau krim
Mungkin kamu menganggap membuat telur orak-arik sesederhana mengocok telur ditambah garam. Namun untuk membuatnya lembut, kamu perlu menambahkan sedikit heavy cream atau susu.
Bahan-bahan ini akan mengencerkan protein telur dan sedikit menaikkan suhu koagulasi (suhu telur saat mulai memadat). Selain membuat teksturnya lebih lembut, heavy cream atau susu akan membuat rasanya lebih kaya dan creamy.
4. Gunakan mentega lebih banyak
Ingin lebih creamy? Tambahkan lebih banyak mentega. Mentega digunakan untuk memasak telur orak-arik, lalu tambah sedikit lagi tepat sebelum disajikan.
5. Masak dengan api kecil
Memasak telur orak-arik yang lembut perlu kesabaran. Aduk telur perlahan dengan api kecil.
Melansir dari The Kitchn, saat telur dimasak, untaian protein yang padat dan terpisah mulai terbuka dan saling melilit. Telur perlahan berubah dari cair menjadi gumpalan. Dengan api kecil, proses ini berjalan lambat, telur matang merata sehingga gumpalan yang dihasilkan lebih lembut.
6. Angkat telur sebelum sepenuhnya matang
Protein telur terbilang cepat matang dan keras dalam hitungan detik. Jika ingin telur orak-arik yang lembut, creamy dan halus, maka segera angkat sebelum terlihat matang sempurna.
(els)