Jarang Dibersihkan, Ini 7 Benda yang Paling Kotor di Kamar Hotel
Menginap di hotel biasanya identik dengan kamar yang rapi, tempat tidur nyaman, dan fasilitas yang terlihat bersih. Namun, beberapa benda yang sering disentuh tamu justru bisa menyimpan banyak kuman tanpa terlihat oleh mata.
Apa saja benda paling kotor di kamar hotel yang jarang dibersihkan? Simak daftarnya.
Faktanya, kamar hotel memang bisa menyimpan benda yang cenderung kotor. Namun, bukan berarti ini berlaku untuk semua hotel. Masing-masing hotel memiliki standar kebersihannya sendiri.
Hanya saja, keterbatasan waktu housekeeping dapat membuat beberapa benda yang sering disentuh tidak selalu mendapat perhatian yang sama seperti seprai atau lantai kamar mandi.
Karena itu, ada baiknya lebih waspada terhadap benda-benda yang digunakan bergantian oleh banyak tamu.
Benda paling kotor di kamar hotel yang jarang dibersihkan
Dikutip dari Alot, berikut benda paling kotor di kamar hotel yang jarang dibersihkan dari berbagai temuan dan laporan mengenai kebersihan kamar hotel.
1. Remote TV
Remote TV menjadi salah satu benda yang paling sering disentuh di kamar hotel, tetapi tidak selalu dibersihkan secara rutin. Berbagai penelitian mengenai kebersihan kamar hotel bahkan menemukan bahwa remote dapat menjadi salah satu permukaan dengan jumlah bakteri yang tinggi.
Tamu bisa menggunakannya setelah makan, dari tempat tidur, atau bahkan setelah dari kamar mandi. Karena itu, tidak ada salahnya membersihkan permukaan remote dengan tisu disinfektan sebelum digunakan.
2. Sarung bantal
Sarung bantal sering bersentuhan langsung dengan wajah dan rambut selama seseorang tidur. Karena itu, kebersihannya seharusnya menjadi perhatian utama.
Meski sarung bantal umumnya masuk dalam daftar linen yang diganti, kondisi bantal di baliknya belum tentu mendapatkan perlakuan yang sama. Jika merasa kurang yakin, Anda bisa meminta sarung bantal baru kepada petugas hotel.
3. Telepon kamar
Telepon kamar juga termasuk benda yang mudah terlewat saat proses pembersihan. Gagang telepon dan tombolnya disentuh berkali-kali oleh tamu untuk memesan layanan kamar, menghubungi resepsionis, atau meminta bantuan.
Permukaannya berpotensi menyimpan kotoran dan bakteri dari tangan banyak orang. Sebaiknya, bersihkan bagian yang sering disentuh sebelum menggunakan telepon kamar.
4. Bak mandi
Bak mandi terlihat bersih sekilas, tetapi bagian sudut, celah, dan permukaannya dapat menyimpan residu jika tidak dibersihkan secara menyeluruh. Waktu pembersihan yang terbatas juga dapat membuat area tertentu tidak mendapat perhatian maksimal.
Karena itu, jangan hanya melihat bagian bak yang terlihat mengilap. Periksa sudut dan saluran air sebelum menggunakannya, terutama jika menemukan noda atau kotoran yang masih tertinggal.
5. Karpet
Karpet hotel menjadi permukaan yang dilewati banyak orang menggunakan berbagai jenis alas kaki. Tak heran jika debu, rambut, serpihan makanan, hingga kotoran dari luar dapat menempel di dalam seratnya.
Menyedot debu memang membantu menjaga kebersihan karpet, tetapi tidak selalu menghilangkan seluruh kotoran atau mikroorganisme. Pembersihan mendalam biasanya tidak dilakukan setiap kali tamu berganti.
6. Gelas dan cangkir
Gelas dan cangkir yang tersedia di kamar hotel juga perlu digunakan dengan hati-hati. Proses pencucian yang tidak menyeluruh dapat membuat sisa kotoran atau mikroorganisme masih menempel pada permukaannya.
Jika hotel menyediakan gelas atau cangkir sekali pakai yang masih tersegel, pilihan tersebut bisa menjadi alternatif. Anda juga dapat meminta perlengkapan minum yang baru dan bersih kepada pihak hotel.
7. Sakelar Lampu
Sakelar lampu menjadi benda yang disentuh hampir setiap tamu, mulai dari saat masuk kamar hingga sebelum tidur. Meski begitu, benda ini tidak selalu menjadi prioritas ketika housekeeping harus membersihkan kamar dalam waktu terbatas.
Permukaannya dapat menyimpan kotoran dari banyak tangan. Karena itu, sakelar lampu termasuk benda paling kotor di kamar hotel yang jarang dibersihkan dan sebaiknya ikut dilap saat Anda membersihkan beberapa permukaan kamar.
(gas/asr)