6 Tanda Tubuh Kurang Minum Air Putih

CNN Indonesia
Jumat, 02 Okt 2026 07:30 WIB
Ilustrasi minum air putih. (iStockphoto/fizkes)
Jakarta, CNN Indonesia --

Air memegang peranan vital dalam menjaga sistem kerja organ tubuh manusia. Mengingat sekitar 60 hingga 70 persen berat badan manusia terdiri dari cairan, kekurangan asupan air putih dapat memicu dehidrasi yang berdampak buruk pada kesehatan.

Dalam kondisi normal, air berfungsi melancarkan sistem pencernaan, membuang racun, menyeimbangkan kadar mineral, serta mengalirkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Seperti dilansir situs keslan.kemkes.go.id, Ketika tubuh mengalami kekurangan cairan, sejumlah sinyal fisik akan muncul sebagai tanda peringatan.

6 Gejala Utama Tubuh Kurang Cairan

Selain munculnya rasa haus, terdapat enam indikasi fisik yang menandakan tubuh membutuhkan lebih banyak asupan air:

1. Mulut Kering

Kurangnya asupan air menyebabkan kelenjar ludah tidak mampu memproduksi air liur secara optimal, sehingga rongga mulut terasa kering dan memicu ketidaknyamanan.

2. Mata Kering dan Iritasi

Dehidrasi berdampak langsung pada penurunan produksi lapisan air mata. Kondisi ini memicu iritasi pada permukaan mata hingga berpotensi menyebabkan penglihatan kabur.

3. Sembelit dan Gangguan Pencernaan

Air berperan menjaga tekstur feses tetap lunak agar mudah dikeluarkan. Kekurangan cairan membuat feses di dalam usus keras dan sulit dibuang, serta mengganggu proses penyerapan nutrisi makanan.

4. Warna Urin Gelap dan Keruh

Saat dehidrasi, ginjal akan menahan cairan guna mempertahankan fungsinya sehingga frekuensi buang air kecil berkurang. Urin yang keluar cenderung berwarna lebih gelap, berbau tajam, dan keruh, yang juga meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK).

5. Kelelahan Ekstrem

Kekurangan cairan berdampak pada penurunan volume darah. Akibatnya, pasokan oksigen dan nutrisi ke seluruh sel tubuh terhambat, yang berujung pada rasa lemas dan lelah berkepanjangan.

6. Kulit Kering dan Elastisitas Menurun

Penurunan produksi keringat akibat dehidrasi membuat kulit kehilangan kekenyalan. Dampaknya, kulit menjadi kering, terkelupas, mengendur, serta memicu munculnya garis-garis halus.

Penyebab Terjadinya Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika volume cairan yang keluar dari tubuh lebih besar dibandingkan asupan yang masuk. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor medis maupun gaya hidup, antara lain:

- Penyakit Medis: Gangguan kesehatan seperti diare, demam tinggi, dan muntah berulang.
- Aktivitas Fisik: Produksi keringat berlebih usai berolahraga berat atau melakukan kegiatan fisik intensif.
- Gaya Hidup: Konsumsi minuman beralkohol yang memiliki efek diuretik sehingga mempercepat pengeluaran cairan tubuh.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK