Berapa Biaya yang Dibutuhkan untuk Liburan ke China?

CNN Indonesia
Senin, 05 Okt 2026 09:45 WIB
Suasana Kota Shanghai di China ketika malam hari(. CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Jakarta, CNN Indonesia --

China menjadi salah satu destinasi yang semakin diminati wisatawan Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perjalanan wisatawan Indonesia ke China meningkat 33 persen pada semester I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Seperti dilansir Antara, dari total 4,46 juta perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri pada periode tersebut, 8,69 persen di antaranya menuju China.

Minat tersebut didorong sejumlah faktor, mulai dari pilihan destinasi yang beragam, akses penerbangan yang semakin luas, hingga biaya perjalanan yang relatif terjangkau.

Bagi WNI yang ingin berlibur ke China, dokumen perjalanan menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan. Untuk perjalanan wisata biasa, pemegang paspor Indonesia dapat mengajukan visa turis atau visa L China.

Selain itu, terdapat kebijakan bebas visa transit 240 jam bagi WNI yang memenuhi persyaratan tertentu. Namun, kebijakan tersebut berlaku untuk perjalanan transit menuju negara atau wilayah ketiga.

Visa China

Pengajuan visa China dimulai secara online melalui situs Chinese Visa Application Service Center (CVASC). Pemohon disarankan mengajukan aplikasi setidaknya 30 hari sebelum keberangkatan.

Tahap pertama dilakukan dengan membuat akun, mengisi formulir aplikasi secara online, kemudian mengunggah paspor, foto, dan dokumen pendukung sesuai jenis visa.

Setelah aplikasi diperiksa secara online, pemohon akan memperoleh Visa Application Certificate jika tahap pemeriksaan awal telah selesai.

Dokumen tersebut kemudian dibawa bersama paspor asli dan dokumen lain yang diperlukan ke Visa Center untuk proses selanjutnya dan pembayaran.

Biaya visa China single entry saat ini Rp400 ribu. Pemohon juga dikenakan biaya layanan Visa Application Service Center, sehingga total pengajuan reguler sekitar Rp745 ribu. Namun, biaya layanan dapat berubah mengikuti ketentuan Visa Center.

Apabila berencana untuk melakukan perjalanan 5 hari 4 malam ke China, wisatawan Indonesia mungkin bisa memulainya dari Shanghai, lalu dilanjutkan ke Beijing sebelum kembali ke Jakarta.

Itinerary Jakarta-Shanghai-Beijing-Jakarta

Perjalanan lima hari empat malam ini dapat dilakukan dengan rute Jakarta-Shanghai-Beijing-Jakarta. Harga penerbangan dan hotel yang digunakan dalam rencana perjalanan ini berdasarkan penelusuran yang dilakukan di aplikasi Traveloka untuk waktu perjalanan 30 Oktober-3 November 2026.

Tiket pesawat China Southern Airlines dari Jakarta menuju Shanghai dibanderol dengan harga mulai dari Rp2,7 juta, dengan perjalanan pada tanggal 29 Oktober pukul 13.15 dan tiba di Shanghai pukul 00.25.

Dari Bandara Pudong menuju hotel, pilihan paling ekonomis adalah menggunakan Metro Line 2. Tarif dari bandara menuju kawasan pusat Shanghai sekitar 7 yuan atau Rp19 ribu, dengan waktu perjalanan sekitar satu jam.

Dari stasiun terdekat, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan jaringan metro menuju Homeinn Plus Hotel Shanghai. Biaya menginap di Homeinn Plus Hotel Shanghai selama dua malam tercatat sekitar Rp1,2 juta.

Jika ada waktu luang, dapat digunakan untuk mengunjungi The Bund dan berjalan-jalan di Nanjing Road.Perjalanan antardestinasi dapat menggunakan metro dengan tarif mulai 3 yuan atau sekitar Rp8 ribu untuk perjalanan sekitar 6 kilometer.

Itinerary Liburan 5 hari 4 Malam di China


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :