Balai Kota Jakarta Dibuka untuk Umum, Bisa Wisata Gratis Tiap Sabtu
Pemprov DKI Jakarta membuka kompleks Balai Kota untuk kunjungan masyarakat melalui program baru bernama Namu Balai Kota. Program tersebut mulai diuji coba pada Sabtu (3/10).
Mengutip Berita Jakarta, setelah masa uji coba, Namu Balai Kota akan dibuka setiap Sabtu pukul 08.00-17.30 WIB. Masyarakat bisa mengunjungi Balai Kota dan menikmati program ini secara gratis.
Melalui program ini, masyarakat dapat mengenal lebih dekat kompleks Balai Kota DKI Jakarta melalui tur, kegiatan edukasi, seni, budaya, komunitas, kuliner, hingga layanan publik.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembukaan Balai Kota bagi publik merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI membangun pemerintahan yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat.
"Balai Kota bukan hanya tempat aparatur pemerintah bertugas, tetapi juga bagian dari sejarah panjang perjalanan Jakarta. Melalui Namu Balai Kota, kami ingin membuka kesempatan bagi warga untuk datang, berinteraksi, dan melihat secara langsung bagaimana pemerintah bekerja melayani kebutuhan mereka," ujar Pramono.
Program yang merupakan kolaborasi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta bersama Jakarta City Branding (JCB) ini menawarkan sejumlah aktivitas bagi pengunjung.
Masyarakat dapat mengikuti tur untuk melihat beberapa ruang penting di kompleks Balai Kota, seperti Pendopo, Ruang Tamu Gubernur, hingga pusat pengelolaan Jakarta Smart City.
Pengunjung juga dapat menikmati Jakarta Cinema Experience di Ruang Pola yang menampilkan perjalanan dan perkembangan Jakarta dari sisi kreatif.
Bagi keluarga yang membawa anak, tersedia Kids on Airdi Studio Berita Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dapat mencoba pengalaman menjadi reporter cilik sekaligus mengenal proses di balik produksi berita.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan Balai Kota menyimpan berbagai cerita mengenai perjalanan Jakarta yang dapat dikenalkan kepada masyarakat melalui pengalaman langsung.
"Balai Kota punya banyak cerita tentang Jakarta yang mungkin belum diketahui. Datanglah bersama keluarga, ajak anak-anak, kenali ruang-ruang yang menjadi bagian dari perjalanan kota ini, lalu nikmati karya seni, kegiatan komunitas, dan kuliner," kata Rano.
Selain kegiatan wisata dan edukasi, Namu Balai Kota juga menghadirkan Mini Mall Pelayanan Publik. Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu lokasi, mulai dari pengurusan paspor oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, SIM Keliling, Perpustakaan Keliling, hingga Samsat Keliling.
Ada pula pemeriksaan kesehatan gratis, layanan pilah sampah, pembukaan rekening Bank Jakarta, layanan perizinan berusaha, serta layanan administrasi kependudukan.
Tak hanya itu, pengunjung juga dapat mencoba langsung mengikuti pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).
Untuk kegiatan komunitas, Namu Balai Kota menyediakan Community Playground sebagai ruang interaksi warga. Area tersebut dilengkapi Community Stage yang dapat digunakan untuk pertunjukan musik dan permainan tradisional.
Informasi mengenai program, termasuk rencana kunjungan dan kegiatan yang tersedia, dapat diakses melalui laman Smart City Jakarta dan aplikasi JAKI.
Kepala Diskominfotik DKI Jakarta Marulina Dewi berharap kanal tersebut dapat membantu masyarakat merencanakan kunjungan ke Balai Kota.
"Kami berharap akses ini dapat membantu masyarakat merencanakan kunjungan dan menikmati berbagai pengalaman yang tersedia di Balai Kota," jelas Marulina.
(dsd/wiw)