Jalan Kaki Bersama Pasangan Bisa Bikin Hubungan Lebih Sehat

CNN Indonesia
Senin, 12 Okt 2026 20:45 WIB
Woman and man nordic walking by sea shore
Ilustrasi. Jalan kaki bersama pasangan bikin hubungan lebih sehat. (Foto: iStockphoto/gbh007)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jalan kaki bersama pasangan mungkin terdengar seperti aktivitas sederhana. Tidak membutuhkan tempat khusus, alat olahraga mahal, atau jadwal yang rumit. Cukup keluar rumah dan berjalan bersama.

Namun, di balik aktivitas sederhana tersebut, ternyata ada manfaat lain yang berkaitan dengan hubungan pasangan.

Melansir Science Daily, riset terbaru dari Brigham Young University (BYU) menemukan pasangan yang rutin melakukan aktivitas fisik bersama cenderung melaporkan komunikasi yang lebih baik, kemampuan menyelesaikan konflik yang lebih efektif, serta tingkat stres dalam pernikahan yang lebih rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian ini melibatkan hampir 1.700 pasangan muda yang telah menikah dan menjadi bagian dari studi nasional Couple Relationships and Transition Experiences (CREATE) di Amerika Serikat.

Studi tersebut telah mengikuti pasangan yang baru menikah selama lebih dari satu dekade. Para peneliti kemudian melihat dua hal, yakni seberapa sering seseorang berolahraga sendiri dan seberapa sering mereka melakukan aktivitas fisik bersama pasangan.

Kebiasaan tersebut kemudian dibandingkan dengan tiga aspek dalam hubungan, yaitu komunikasi, kemampuan menyelesaikan konflik, dan tingkat stres dalam pernikahan.

Hasilnya, olahraga yang dilakukan secara individu maupun bersama-sama sama-sama berkaitan dengan hubungan yang lebih sehat. Namun, aktivitas fisik yang dilakukan bersama pasangan menunjukkan hubungan yang lebih kuat dengan berbagai hasil positif dalam pernikahan.

"Sekitar 60 persen suami dan istri dalam sampel yang ada memang berolahraga, tetapi hanya sekitar sepertiganya yang berolahraga bersama," kata profesor School of Family Life BYU sekaligus peneliti utama, Jeremy Yorgason.

"Temuan kami menunjukkan bahwa berolahraga bersama pasangan, meski dalam skala kecil tetapi signifikan, dapat membantu kemampuan pasangan menyelesaikan konflik dengan lebih damai," lanjutnya.

Jalan kaki jadi aktivitas yang paling banyak dilakukan

Pasangan dalam penelitian tersebut tidak harus melakukan olahraga berat untuk mendapatkan manfaat. Jalan kaki justru menjadi bentuk aktivitas fisik bersama yang paling banyak dilaporkan oleh pasangan.

Temuan ini menarik karena berjalan kaki memberi kesempatan bagi pasangan untuk menghabiskan waktu bersama tanpa harus terlalu fokus pada aktivitas fisiknya.

"Dari tiga aspek yang kami ukur, olahraga memberikan dampak paling besar terhadap komunikasi," kata Ashlyn Hiatt Mildenhall, salah satu penulis penelitian.

Menurut dia, temuan tersebut berkaitan dengan fakta bahwa jalan kaki secara alami memberi ruang bagi pasangan untuk berkomunikasi. Saat berjalan bersama, pasangan dapat mengobrol, saling mendengarkan, atau sekadar berbagi cerita tentang hal-hal yang terjadi sepanjang hari. Interaksi kecil yang dilakukan berulang kali inilah yang diduga ikut membantu menjaga kualitas hubungan.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa pasangan yang berolahraga bersama melaporkan kemampuan mendengarkan yang lebih baik. Mereka juga lebih merasa didengar dan didukung oleh pasangan.

"Pasangan melaporkan hasil yang lebih positif dalam komunikasi dan penyelesaian konflik ketika mereka berolahraga bersama," jelas Yorgason.

Meski demikian, penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik bersama dan kualitas pernikahan. Studi tersebut belum membuktikan bahwa jalan kaki secara langsung menyebabkan hubungan menjadi lebih harmonis.

(anm/tis)
placeholder