HARI KESEHATAN MENTAL SEDUNIA

Mindfulness Bukan Berarti Mengabaikan Dunia

rti | CNN Indonesia
Sabtu, 10 Okt 2026 08:06 WIB
Mindfulness mengajak kita untuk sadar terhadap situasi sekitar, bukan mengisolasi diri atau lari dari masalah.
Ilustrasi. Mindfulness mengajak kita untuk sadar terhadap situasi sekitar, bukan mengisolasi diri atau lari dari masalah. (REUTERS/KIM KYUNG-HOON)

Siapa pun bisa mendapat manfaat dari latihan mindfulness. Berdasarkan pengalaman Putra sendiri sebagai praktisi mindfulness, latihan ini bisa memberikan dampak baik bagi orang yang mengalami berbagai kesulitan dalam hidup.

Namun, latihan mindfulness juga bisa dilakukan oleh orang yang merasa mentalnya sedang baik-baik saja. Ibarat olahraga agar tubuh tetap bugar, latihan mindfulness juga penting untuk menjaga kesehatan mental.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jauh lebih baik mencegah daripada mengobati. Ketika hidup kita baik-baik saja, ya latihlah mindfulness di kondisi itu," ujar Putra.

Apalagi di tengah kegaduhan yang kini terjadi di mana-mana. Saat terus berada dalam 'keramaian', seseorang cenderung jadi bingung, emosional, hingga impulsif. Adapun bersikap mindful terhadap kabar buruk bisa membantu kita melihat masalah secara utuh dan mengurangi efek negatif berita.

Hal ini didukung oleh sebuah studi dari China oleh Ya Yang et al di jurnal Frontiers in Psychology (2010). Para peneliti membuktikan mindfulness dapat mengurangi efek emosi negatif dari berita.

Studi dilakukan terhadap 64 peserta yang sudah mendapat paparan berita negatif dengan rangsangan emosional negatif. Mereka dibagi dalam tiga kelompok, yakni kelompok yang mendapatkan pelatihan mindfulness, kelompok plasebo, dan kelompok kontrol.

Hasilnya menunjukkan, skor kelompok mindfulness secara keseluruhan lebih tinggi ketimbang kelompok plasebo dan kontrol. Terutama dalam aspek kesadaran bertindak, tidak menghakimi, dan mengurangi efek negatif dari pemberitaan negatif.

Adapun skor emosi negatif di kelompok mindfulness turun dari 17,88 menjadi 15,06. Sebaliknya, di kelompok plasebo, skor justru naik dari 14,81 menjadi 18,00.

Terlepas dari hasil studi tersebut, Putra berpendapat latihan mindfulness bisa berdampak positif hampir di semua permasalahan kita.

"Hampir semua masalah kita, itu kan kalau dirunut akarnya mirip-mirip. Dan mindfulness bisa membantu kita untuk menyadari akar-akar masalah itu, sehingga kita bisa pelan-pelan keluar dari pola-pola masalah tersebut," tuturnya.

Menurutnya, bersikap mindful terhadap berita buruk bisa membantu kita untuk berbuat baik terhadap orang lain. Berbeda jika hanya mengonsumsi berita negatif tanpa dikelola dengan tepat, akhirnya yang didapat hanya kelelahan emosi.

"Nah, mindfulness ajak kita untuk, 'coba deh, kita lihat masalahnya secara utuh.' Kita marah boleh, ngamuk-ngamuk jangan. Kita gunakan kemarahan kita dengan cara yang bijak, dengan cara yang tepat, agar bisa lebih tepat sasaran," ucapnya.

Yang jelas, Putra menegaskan, mindfulness bukan berarti praktik mengisolasi diri yang membuat seseorang abai dengan dunia. Justru, mindfulness seyogianya bisa membuat kita lebih sadar akan situasi apa yang terjadi di sekitar.

Sebaliknya, semakin kita menjauhkan atau mengisolasi diri dari apa yang terjadi saat ini, justru itu jadi tanda bahwa seseorang tidak berada dalam kondisi mindful.

(rti/asr)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2