Galeri Nasional Indonesia Tutup Sementara untuk Revitalisasi
Galeri Nasional Indonesia (Galnas) di Gambir, Jakarta Pusat menutup sementara seluruh areanya mulai Senin, 12 Oktober 2026. Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @galerinasional.
Penutupan dilakukan dalam rangka revitalisasi kawasan sehingga masyarakat belum bisa berkunjung hingga ada pengumuman lebih lanjut. Kabar ini sejalan dengan rencana Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengenai revitalisasi Galeri Nasional Indonesia.
Mengutip Antara, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan pada September 2026 bahwa pihaknya tengah menghimpun masukan untuk menyusun rencana revitalisasi kawasan tersebut.
Revitalisasi diarahkan untuk menjaga keaslian bangunan cagar budaya sekaligus mengembangkan fasilitas Galnas agar memenuhi standar internasional.
Selain itu, penyelarasan karakter arsitektur bangunan lama bergaya Neo-Klasik dengan penataan kawasan juga akan dilakukan tanpa menghilangkan keaslian bangunan bersejarah.
Meski demikian, hingga pengumuman penutupan pada 12 Oktober 2026, belum ada informasi resmi mengenai durasi revitalisasi maupun tanggal Galnas akan dibuka kembali.
Masyarakat disarankan memantau informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @galerinasional atau situs web Galeri Nasional Indonesia.
Sebelum penutupan, Galnas menggelar pameran "Nasirun (1965-2026): Bersimpuh di Kaki Para Guru" di Gedung A pada 13 September hingga 11 Oktober 2026. Pameran ini menjadi pameran terakhir sebelum Galnas menjalani revitalisasi.
Pameran tersebut diresmikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada 12 September 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada maestro seni rupa Indonesia, Nasirun, yang meninggal dunia pada 1 Agustus 2026.
Pameran itu juga mewujudkan keinginan Nasirun untuk berpameran bersama para guru yang berperan penting dalam perjalanan artistiknya.
Selain itu, sebelum penutupan, pengunjung juga dapat menikmati pameran foto Amerika Latin bertajuk Constelaciones Vivas di Gedung B lantai 1 serta Ruang Aktivitas Anak dan Keluarga.
(dsd/wiw)