Martha Tilaar Sempat Dirawat karena Asma Sebelum Meninggal

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 09:00 WIB
Martha Tilaar punya riwayat asma sebelum meninggal dunia. (CNN Indonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia --

Keluarga mengungkap riwayat penyakit yang dialami pendiri Martha Tilaar Group, Martha Tilaar, sebelum meninggal dunia pada Rabu (14/10). Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, pada pukul 06.22 WIB dalam usia 89 tahun.

Putra sulung Martha, Bryan Tilaar, mengatakan sang ibu sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama kurang lebih sembilan hari. Awalnya, Martha mengalami asma yang kemudian diikuti masalah kesehatan lain.

"Sudah sembilan malam ya kurang lebihnya. Awalnya tuh asma," kata Bryan di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/10).

Menurut Bryan, kondisi kesehatan ibunya tidak terlepas dari faktor usia yang sudah lanjut. Ia juga menyoroti polusi udara yang belakangan dinilai semakin buruk dan berpotensi mengganggu pernapasan, terutama pada kelompok lanjut usia.

"Karena ini polusi udara dan sebagainya kacau balau ini kan. Namanya udah usia 89 kan mungkin sangat rentan beliau gitu ya, kita yang muda aja rentan gimana yang 89 tahun," ujarnya.

Selain asma, Martha diketahui mengalami masalah pada saluran pencernaan yang disertai perdarahan. Bryan menjelaskan, kondisi tersebut sebenarnya pernah dialami ibunya sekitar satu setengah tahun lalu dan diduga kembali terjadi.

"Setelah asma, ada pendarahan di pencernaan, tapi itu memang sudah pernah terjadi kurang lebih satu setengah tahun yang lalu dan ini kelihatannya berulang," jelasnya.

Perjalanan Martha Tilaar membangun bisnis kecantikan

Martha Tilaar dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam perkembangan industri kecantikan Indonesia. Perjalanan bisnisnya tidak dimulai dari perusahaan besar, melainkan dari sebuah salon sederhana di garasi rumah orang tuanya di kawasan Menteng, Jakarta, pada 1970.

Berbekal pendidikan kecantikan yang diperolehnya di Amerika Serikat serta pengetahuan tradisional keluarga tentang jamu dan resep kecantikan Keraton Jawa, Martha mulai merintis usaha yang kemudian berkembang menjadi kelompok bisnis kecantikan terkemuka di Indonesia.

Dari salon tersebut, ia membangun Martha Tilaar Group yang merambah berbagai sektor, mulai dari manufaktur dan pemasaran kosmetik, jamu, pendidikan kecantikan, spa, hingga distribusi.

Lebih dari sekadar mengembangkan bisnis, Martha juga berupaya mengangkat identitas kecantikan Indonesia. Ia meyakini kekayaan alam dan budaya Nusantara memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk kecantikan yang mampu bersaing di pasar global.

Perjalanan panjang tersebut menjadikan Martha sebagai salah satu figur yang dikenal dalam industri kecantikan Tanah Air. Warisan bisnis yang dibangunnya selama puluhan tahun turut mewarnai perkembangan produk kecantikan lokal di Indonesia.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK