5 Cara Membersihkan Kasur Jika Sering Ditiduri Kucing

CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2026 16:00 WIB
Ilustrasi. Tidur bersama kucing memang nyaman dan menyenangkan. Namun kamu perlu persiapkan cara membersihkan kasur jika sering ditiduri kucing berikut ini. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tidur bersama kucing kesayangan memang terasa nyaman, tetapi kebiasaan ini dapat membuat kasur lebih cepat kotor. Cara membersihkan kasur jika sering ditiduri kucing antara lain, memakai penyedot debu, memakai pembersih dengan enzim khusus dan soda kue.

Di balik rasa nyaman tidur bersama anabul, kamu harus menghadapi persoalan lain yakni, kasur yang kotor. Bulu rontok, ketombe hewan, debu, hingga bau khas kucing bisa menumpuk pada permukaan kasur tanpa disadari.

Lantas, bagaimana cara membersihkan kasur jika sering ditiduri kucing agar tetap bersih dan nyaman digunakan? Apakah mengganti seprai saja sudah cukup untuk menjaga kebersihan tempat tidur? 

Cara membersihkan kasur jika sering ditiduri kucing 

Kotoran dan alergen dapat masuk ke sela-sela kasur sehingga perlu dibersihkan secara menyeluruh.

Penanganan yang tepat juga membantu mengurangi bau tidak sedap dan menjaga kualitas tidur. Simak langkah-langkah berikut untuk merawat kasur yang sering digunakan kucing.

1. Lepaskan dan cuci seprai

Langkah pertama adalah melepas seprai, sarung bantal, dan selimut yang digunakan bersama kucing. Cuci perlengkapan tidur tersebut menggunakan detergen sesuai petunjuk label. Lakukan pencucian setidaknya seminggu sekali, atau lebih sering jika bulu dan kotoran cepat menumpuk.

Pilih bahan seprai yang mudah dicuci dan cukup kuat untuk menghadapi pencucian berulang.

2. Bersihkan bulu dengan penyedot debu

Setelah seprai dilepas, gunakan penyedot debu untuk membersihkan seluruh permukaan kasur. Berikan perhatian khusus pada jahitan, lipatan, dan sudut kasur karena bulu serta debu sering terkumpul di bagian tersebut.

Penyedotan kasur secara rutin membantu mengurangi bulu hewan, serpihan kulit, debu, dan alergen yang menempel.

3. Tangani noda dan bau kucing

Jika kasur terkena urine, muntahan, atau noda lainnya, segera bersihkan bagian tersebut. Gunakan kain bersih untuk menyerap cairan tanpa menggosoknya terlalu keras agar noda tidak menyebar.

Untuk noda organik dan bau urine, pilih pembersih enzim khusus hewan peliharaan yang sesuai dengan bahan kasur. Ikuti petunjuk penggunaan dan uji produk pada bagian kecil yang tersembunyi terlebih dahulu. Hindari membasahi kasur secara berlebihan karena kelembapan yang terperangkap dapat menyulitkan proses pengeringan.

4. Gunakan soda kue untuk mengurangi bau

Soda kue dapat membantu menyerap sebagian bau pada kasur yang kering. Taburkan tipis pada permukaan kasur, diamkan sesuai kebutuhan, lalu sedot hingga bersih menggunakan penyedot debu.

Menghimpun informasi dari berbagai sumber, soda kue didiamkan selama 24 jam sebelum disedot kembali untuk menyegarkan kasur. Pastikan kasur tetap kering dan jauhkan kucing dari area tersebut selama proses berlangsung.

5. Keringkan kasur hingga tuntas

Setelah dibersihkan, biarkan kasur mengering sepenuhnya sebelum seprai dipasang kembali. Sirkulasi udara yang baik membantu mengurangi kelembapan. Jangan menutup kasur yang masih basah karena kondisi tersebut dapat memicu bau apek.

(gas/els)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK