Kuning Telur Berwarna Oranye, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasannya

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 15:30 WIB
Ilustrasi. Kuning telur yang berwarna oranye belum tentu berbahaya, dan sebaliknya, tak juga lebih bernutrisi. Perbedaan warna ini lebih dipengaruhi oleh pakan ayam. (morgueFile/pdalgarno)
Jakarta, CNN Indonesia --

Saat hendak memasak telur, terkadang kita mendapati warna kuning telur berbeda-beda. Ada yang berwarna kuning pucat, kuning pekat, bahkan ada yang berwarna oranye.

Banyak yang bertanya-tanya, kuning telur berwarna oranye apakah berbahaya? Tak sedikit yang mengira itu tanda telur sudah busuk.

Namun tak sedikit pula yang menganggapnya lebih sehat ketimbang yang berwarna pucat. Jadi apa tandanya kalau warna kuning telur lebih ke arah oranye? Ini dia penjelasannya.

Kuning telur berwarna oranye, apakah berbahaya?

Warna oranye pada kuning telur tidak dengan sendirinya menandakan bahaya atau pembusukan. Namun tidak pula menunjukkan nutrisi yang lebih baik ketimbang kuning telur dengan warna lain.

Warna tersebut dapat terbentuk secara alami karena pigmen dalam pakan ayam. Emma Laing, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics AS, menjelaskan variasi warna kuning telur berkaitan dengan berbagai faktor.

"Kuning telur yang lebih gelap atau lebih cerah biasanya mencerminkan pola makan ayam, yang dapat bervariasi berdasarkan komposisi pakannya, warna pigmen tumbuhan serta jumlah bahan seperti jagung," kata Laing, seperti dilansir Real Simple.

Laing mengatakan, ayam yang dapat mencari serangga di rumput atau tanah juga kemungkinan menghasilkan telur dengan warna kuning yang lebih gelap. Selain itu, usia dan kesehatan ayam serta musim produksi telur juga dapat memengaruhi warna kuning telur.

Artinya, warna oranye bukan alasan untuk langsung membuang telur. Namun, warna saja juga tidak bisa memastikan telur aman dikonsumsi. Kondisi telur dan penanganannya tetap perlu diperhatikan.

Apa yang memengaruhi warna kuning telur?

Menurut Sunoh Che, asisten profesor manajemen unggas di University of Maryland AS, makanan merupakan faktor utama yang memengaruhi warna kuning telur. Ini beberapa faktornya yang paling berpengaruh:

1. Pigmen dalam pakan

Karotenoid merupakan pigmen tumbuhan berwarna kuning hingga oranye. Contohnya, yaitu lutein dari tepung alfalfa dan zeaxanthin dari ekstrak bunga marigold.

Menurut Che, jumlah pigmen tersebut dalam pakan secara signifikan memengaruhi warna kuning telur.

2. Kandungan jagung

Jagung juga memengaruhi seberapa kuning warna telur. Telur dari ayam petelur yang dijual di toko, umumnya mendapat pakan berbasis jagung.

"Itulah sebabnya sebagian besar telur di toko berwarna kuning, tetapi tidak terlalu cerah," ucap peneliti unggas Richard Blatchford, seperti diwartakan laman Food & Wine.

3. Jenis dan jumlah xantofil

Xantofil merupakan pigmen kuning yang turut menentukan warna kuning telur. Pigmen ini sering ditemukan pada daun dan biji-bijian.

Namun tidak semua bahan tumbuhan memiliki kandungan xantofil yang sama. Sebagian mempunyai konsentrasi lebih tinggi dan jenis yang berbeda.

4. Akses ke rumput segar

"Ayam yang memiliki akses ke rumput segar dan padang penggembalaan cenderung menghasilkan telur dengan warna kuning yang lebih cerah," kata Che.

Ayam tersebut biasanya mengonsumsi makanan lebih beragam, termasuk serangga sebagai sumber protein serta tumbuhan yang mengandung karotenoid dan xantofil.

Apakah kuning telur oranye lebih bergizi?

Warna lebih pekat tidak selalu berarti kandungan gizi lebih tinggi. Laing mengingatkan, hubungan antara pola makan ayam dan nutrisi telur tidak bisa dinilai hanya lewat warna.

"Ayam yang mengonsumsi banyak karotenoid dalam pakannya atau memiliki pola makan lebih beragam melalui aktivitas mencari makan dapat menghasilkan telur yang lebih tinggi kandungan nutrisinya. Namun, warna kuning telur tidak selalu menunjukkan hal ini," tuturnya.

Secara umum telur merupakan makanan padat gizi. Telur utuh menyediakan protein, lemak, vitamin, mineral, kolin, lutein, dan zeaxanthin, terlepas dari variasi warna kuningnya.

Jadi, jawaban atas pertanyaan tentang kuning telur berwarna oranye, apakah berbahaya? Jawabannya, tidak. Warna hanya mencerminkan pakan ayam, bukan jaminan keamanan maupun keunggulan nutrisi.

(rti)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK