Geger Penyusup di Resor Sabah Malaysia Diduga Lecehkan Turis China

wiw | CNN Indonesia
Selasa, 27 Okt 2026 14:00 WIB
Ilustrasi korban pelecehan. (Istockphoto/Markgoddard)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah negara bagian Sabah, Malaysia, memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap sebuah resor di Semporna setelah seorang turis perempuan asal China diduga mengalami pelecehan seksual dan penyerangan oleh penyusup di dalam kamarnya.

Menteri Pariwisata, Kebudayaan, dan Lingkungan Sabah, Jafry Ariffin, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan otoritas pariwisata dan lembaga penegak hukum untuk menyelidiki insiden yang terjadi pada Sabtu (19/9) dini hari tersebut.

Penyelidikan mencakup dugaan kelalaian dalam sistem keamanan resor serta status perizinan tempat penginapan itu.

"Saya telah menginstruksikan otoritas pariwisata terkait untuk segera memeriksa tempat penginapan tersebut, termasuk status perizinan serta langkah-langkah keselamatan dan keamanannya," kata Jafry dalam pernyataan pada Senin (21/9), dikutip dari South China Morning Post.

Ia mengatakan otoritas pariwisata akan berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum terkait jika diperlukan.

Jafry juga mengingatkan seluruh pelaku usaha pariwisata, termasuk pengelola penginapan, agar memastikan tempat mereka menyediakan lingkungan yang aman bagi para tamu. Ia meminta pengelola segera memperbaiki setiap kelemahan dalam sistem keamanan yang ditemukan.

Menurutnya, keselamatan pengunjung menjadi perhatian utama Sabah, terutama menjelang kampanye pariwisata Visit Sabah 2027.

"Kami tidak akan berkompromi soal keselamatan pengunjung. Sabah harus tetap menjadi destinasi tempat pengunjung merasa aman, dihormati, dan disambut," ujarnya.

Jafry turut mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang telah menangkap seorang tersangka berusia 18 tahun yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Kronologi turis China diduga diserang di kamar resor

Kepala Kepolisian Distrik Semporna, Tan Hiap Wah, mengatakan seorang tersangka remaja ditangkap pada Minggu (20/9) terkait dugaan pelecehan seksual dan penyerangan terhadap turis perempuan berusia 25 tahun asal China.

Insiden itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 waktu setempat pada Sabtu (19/9), di sebuah kamar resor yang berlokasi di Jalan Kamiri, Semporna. Berdasarkan penyelidikan awal, korban sedang tidur sendirian ketika menyadari ada seorang pria tak dikenal di dalam kamarnya.

Korban kemudian berusaha melarikan diri dari pelaku saat insiden berlangsung. Ia berhasil keluar dan bersembunyi di semak-semak di sekitar lokasi hingga ditemukan oleh seorang pekerja resor pada keesokan paginya. Korban dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

Polisi menyelidiki kasus ini berdasarkan Pasal 448 dan Pasal 354 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Malaysia. Kedua pasal tersebut berkaitan dengan masuk tanpa izin ke rumah atau bangunan serta penyerangan atau penggunaan kekerasan dengan maksud mencemarkan kesopanan seseorang.

Kasus ini menjadi perhatian pemerintah Sabah di tengah upaya menjaga keamanan wisatawan dan mempersiapkan daerah tersebut sebagai destinasi pariwisata menjelang Visit Sabah 2027.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK