FOTO HEBOH
Kim Kardashian Tak Dibayar untuk Pamer Bokong
CNN Indonesia
Rabu, 19 Nov 2014 13:56 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sepanjang karier Mickey Boardman, ia bergulat dengan gaya hidup, buku, budaya, dan gaya. Kerja selama 25 tahun, pria yang kini menjadi Pemimpin Redaksi majalah Paper itu memerhatikan beberapa pergeseran di dunia model.
Kalau dulu hanya wajah-wajah supermodel yang bisa menghiasi sampul majalah, kini Boardman melihat ada perubahan. Kini, wajah di sampul majalah tak harus cantik, popularitasnya luas, dan riwayat kariernya super cemerlang.
Itu mendasari Boardman memilih Kim Kardashian, selebriti penuh kontroversi, menjadi wajah di sampul majalahnya edisi musim dingin tahun ini. Ya, Boardman adalah orang di balik hebohnya foto pamer bokong Kim yang mendunia.
Dalam wawancara dengan Yahoo! Style, Boardman menjelaskan, pemilihan sampul majalah tak bisa main-main. Apalagi sekarang industri media cetak sedang krisis. Para punggawa majalah harus berjuang keras menarik perhatian.
"Jika tidak bisa meningkatkan penjualan, setidaknya harus bisa meningkatkan keterkaitan dengan pembaca melalui headline. Dan kita harus pahami, baik atau jelek, Kim adalah berita. Dan Kim Kardashian telanjang, adalah berita yang lebih besar," ujar Boardman membeberkan.
Tak dibayar
Namun diberitakan TMZ, Paper sebenarnya tak punya dana untuk membayar Kim. Satu-satunya motivasi istri Kanye West itu mau berfoto, adalah karena fotografer Jean Paul Goude. Ia fotografer ternama yang 'lihai' memotret tubuh wanita.
(Baca juga: Goude, Pria yang Menelanjangi Kim Kardashian)
Pengambilan gambar diketahui dilakukan selama Paris Fashion Week, bulan September. Seharusnya Kim hanya berpose sekali untuk cover. Namun ternyata, ia dan Goude cocok. Mereka bereksplorasi dengan pose-pose lain, termasuk gaya bugil.
Tak heran jika dalam ABC News diberitakan, Boardman menyebut foto bugil merupakan ide Kim sendiri. "Prinsip Kim, kalau kita harus melakukannya, mari melakukannya," kata Boardman.
Ia menambahkan, "Ide Kim untuk melepas bajunya dan memperlihatkan lebih dari bokongnya. Kami tidak mengatakan, 'Ayo foto untuk sampul majalah dengan bokong Anda'. Dia bilang, dia mau melepas bajunya. Dan dari satu pose, mengalir ke pose lain."
Akhirnya, ada empat versi foto Kim yang tersebar. Pertama, ia mengenakan gaun hitam dan memegang botol sampanye. Kedua, ia mulai melepas gaunnya dan memperlihatkan sebagian bokong serta payudara.
Ketiga, Kim memamerkan bokongnya, gaun sudah diturunkan tetapi sarung tangan masih dikenakan. Keempat, Kim menampakkan bagian depan tubuh, termasuk payudara dan organ intimnya. Gaun juga diturunkan, sarung tangan pun dilepas.
Di seluruh foto, wajah Kim tersenyum lepas.
Paper sendiri merupakan majalah gaya hidup yang sudah lahir sejak 30 tahun lalu. Berdasarkan informasi dari situs resminya, Paper bermula dari selembar kertas biasa. Perlahan, itu bertransformasi menjadi Paper Communications.
Perusahaan itu membawahi majalah, situs, dan agensi strategi-strategi kreatif. Kini, Paper banyak membantu merek terkait dengan kegiatan pemasaran, desain, tren, kreativitas, dan mengenalkannya sebagai inspirator.
Kalau dulu hanya wajah-wajah supermodel yang bisa menghiasi sampul majalah, kini Boardman melihat ada perubahan. Kini, wajah di sampul majalah tak harus cantik, popularitasnya luas, dan riwayat kariernya super cemerlang.
Itu mendasari Boardman memilih Kim Kardashian, selebriti penuh kontroversi, menjadi wajah di sampul majalahnya edisi musim dingin tahun ini. Ya, Boardman adalah orang di balik hebohnya foto pamer bokong Kim yang mendunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika tidak bisa meningkatkan penjualan, setidaknya harus bisa meningkatkan keterkaitan dengan pembaca melalui headline. Dan kita harus pahami, baik atau jelek, Kim adalah berita. Dan Kim Kardashian telanjang, adalah berita yang lebih besar," ujar Boardman membeberkan.
Namun diberitakan TMZ, Paper sebenarnya tak punya dana untuk membayar Kim. Satu-satunya motivasi istri Kanye West itu mau berfoto, adalah karena fotografer Jean Paul Goude. Ia fotografer ternama yang 'lihai' memotret tubuh wanita.
(Baca juga: Goude, Pria yang Menelanjangi Kim Kardashian)
Pengambilan gambar diketahui dilakukan selama Paris Fashion Week, bulan September. Seharusnya Kim hanya berpose sekali untuk cover. Namun ternyata, ia dan Goude cocok. Mereka bereksplorasi dengan pose-pose lain, termasuk gaya bugil.
Tak heran jika dalam ABC News diberitakan, Boardman menyebut foto bugil merupakan ide Kim sendiri. "Prinsip Kim, kalau kita harus melakukannya, mari melakukannya," kata Boardman.
Ia menambahkan, "Ide Kim untuk melepas bajunya dan memperlihatkan lebih dari bokongnya. Kami tidak mengatakan, 'Ayo foto untuk sampul majalah dengan bokong Anda'. Dia bilang, dia mau melepas bajunya. Dan dari satu pose, mengalir ke pose lain."
Ketiga, Kim memamerkan bokongnya, gaun sudah diturunkan tetapi sarung tangan masih dikenakan. Keempat, Kim menampakkan bagian depan tubuh, termasuk payudara dan organ intimnya. Gaun juga diturunkan, sarung tangan pun dilepas.
Di seluruh foto, wajah Kim tersenyum lepas.
Paper sendiri merupakan majalah gaya hidup yang sudah lahir sejak 30 tahun lalu. Berdasarkan informasi dari situs resminya, Paper bermula dari selembar kertas biasa. Perlahan, itu bertransformasi menjadi Paper Communications.
Perusahaan itu membawahi majalah, situs, dan agensi strategi-strategi kreatif. Kini, Paper banyak membantu merek terkait dengan kegiatan pemasaran, desain, tren, kreativitas, dan mengenalkannya sebagai inspirator.