Film Baru

Frozen Fever Bakal 'Menunggangi' Cinderella

Karina Armandani, CNN Indonesia | Kamis, 04/12/2014 14:01 WIB
Sebagaimana tradisi Disney, rilis film pendek Frozen Fever bakal Sebelum Lily James tampil sebagai Cinderella, bakal ada aksi Anna dan Elsa di Frozen Fever. (Getty Images/Stuart Wilson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Siapa yang sanggup bersabar menunggu kejutan baru dari Frozen? Setahun belakangan, film animasi produksi Disney ini menyihir anak-anak sedunia.

Dan sebagaimana kita tahu, studio Walt Disney Animation akan merilis film pendek yang merupakan kelanjutan kisah Elsa dan Anna, dua bintang utama Frozen.
 
Kabarnya, film pendek berjudul Frozen Fever ini akan ditayangkan pada musim semi mendatang. Sebagaimana tradisi Disney, film pendek ini bakal "menunggangi" film panjang lain yang juga produksinya.

Dalam rilis persnya, Disney mengungkapkan, penayangan animasi pendek Frozen Fever akan mendahului film Cinderella arahan sutradara Kenneth Branagh, pada 3 Maret 2015. Frozen Fever disutradarai oleh sineas yang sama dengan Frozen, Chris Buck dan Jennifer Lee.


Dikisahkan, Anna berulang tahun, lalu Elsa serta Kristoff berusaha memberikan pesta terbaik untuknya. Namun lagi-lagi kekuatan Elsa untuk menghasilkan es menimbulkan masalah.

Bagaimana nasib pesta ulang tahun Anna? Jawabannya ada di film pendeknya yang dimeriahkan lagu baru karya Robert Lopez dan Kristen Anderson-Lopez, pemenang Academy Award.

Kabar bakal dirilisnya Frozen Fever membuat para penggemarnya tak sabar menanti sekuel Frozen versi panjang. Apalagi beberapa hari lalu, pengisi suara Elsa, Idina Menzel, mengkonfirmasi sekuel Frozen sedang dalam proses pengerjaan.

(Baca Juga: Idina Menzell Konfirmasi Hadirnya Sekuel 'Frozen' )

Dengan "ditunggangi" film pendek Frozen Fever, diharapkan film Cinderella nantinya bakal meraih keuntungan besar-besaran. Walaupun sebenarnya Cinderella juga bisa menggunakan film pendek lain untuk mendongkrak pamornya agar menembus box office.

Sebelum Frozen Fever, Disney sudah pernah membuat film pendek sebagai kelanjutan sukses film panjangnya. Sebut saja, Tangled (yang menghasilkan US$ 600 juta (Rp 7,3 triliun) dan disusul Tangled Ever After. Film pendek ini ditampilkan berbarengan dengan film Beauty and the Beast versi 3D pada 2012.