Miracle-Jatuh dari Surga, Keajaiban Keluarga di Kota Budaya

CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2015 08:37 WIB
Miracle-Jatuh dari Surga, Keajaiban Keluarga di Kota Budaya
Kru dan pemain Miracle. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seringkali kejadian sehari-hari terlewatkan begitu saja tanpa meninggalkan kesan mendalam. Tanpa disadari, seringkali datang keajaiban-keajaiban, kecil maupun besar, namun terlewatkan.

Hal itulah yang ingin coba diangkat dalam film Miracle-Jatuh dari Surga buatan Andalan Media. Tahun lalu, studio ini membuat film pertamanya, Hijabers in Love.

Sutradara dokumenter Wisnu Adi dipercaya untuk menggarap film drama yang mengangkat Solo sebagai latar utama. Film ini diakui oleh produser eksekutif Teddy Tjokrosaputro didukung penuh oleh Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dan seluruh warga Solo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Film yang rencananya mulai pengambilan gambar pada 4 hingga 18 Februari 2015 tersebut juga akan melibatkan puluhan artis lokal Solo.

"Kami memang berencana mengangkat Solo secara saya ini orang Solo, semoga Jokowi dapat datang saat premiere nanti," ujar Teddy.

Miracle-Jatuh dari Surga menceritakan tentang kisah sehari-hari sebuah keluarga kecil Andri (Darius Sinarthya) dan Eli (Anneke Djodi) serta anak mereka Krista (Naomi Ivo).

Tadinya keluarga tersebut adalah keluarga yang bahagia dan hidup dalam adat budaya Solo serta dalam ketaatan Katolik. Kemudian suatu kali Eli mengandung anak kedua, dan dari sanalah permasalahan dimulai.

Andri yang terlalu bahagia menyambut anak kedua dalam kandungan mengalami perubahan sikap terhadap Krista yang menyebabkan hubungan keluarga tersebut terganggu.

Di tengah permasalahan yang terjadi, Krista justru menunjukkan keajaiban demi keajaiban untuk orang-orang sekitarnya. Sesuai tag line film ini, hanya cukup kepercayaan untuk dapat memahami semua keajaiban tersebut.

Produser film ini yang juga sekaligus Hijabers in Love, Ichwan Persada mengungkapkan tantangan untuk dapat mewujudkan ide keajaiban dalam film yang direncanakan rilis Mei 2015 tersebut.

"Susah-susah gampang menggambarkan keajaiban itu, hanya bisa dirasakan tapi tidak terlihat," ujar Ichwan. "Pesannya sederhana, seringkali kita tidak menyadari keajaiban-keajaiban kecil sekitar kita, bagi saya keajaiban yang besar adalah keluarga,"

Film ini juga akan menampilkan grup musik pendatang baru, The Overtune, yang turut serta membuat dan mengisi lagu guna keperluan soundtrack film ini.

"Rencananya lagunya akan keluar bulan April," ujar Mikha Angelo. "Lagunya berjudul Jatuh dari Surga hasil kami seleksi dari kami bertiga, kami masing-masing buat lalu dipilih yang bagus dan ditambah ini-itu." tambah Mikha.

Add as a preferred
source on Google