Menurut Thom Mrozek, juru bicara dari kantor Kejaksaan Amerika Serikat, Conrad menyerahkan diri ke FBI pada Selasa (3/2). Ia juga hadir dalam persidangan yang mendakwanya dengan tuduhan mengganggu awak kabin. Ia kemudian dibebaskan dengan jaminan US$ 100 ribu dan pengadilan lanjutan akan berlangsung 5 Maret.
Jika terbukti bersalah sengaja mengganggu, Conrad terancam hukuman 20 tahun penjara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Conrad meninggalkan tempat duduknya lima menit setelah pesawat lepas landas. Padahal, kata pihak berwenang, lampu tanda mengenakan sabuk pengaman masih menyala. Menurut pramugari, Conrad bangkit dari tempat duduknya sampai 20 kali selama penerbangan sekitar 10,5 jam.
Ketika Conrad terus mengeluarkan kata-kata vulgar lainnya, penumpang pun mulai ketakutan. Ia juga berteriak-teriak mengancam penumpang. Pemuda 20 tahun itu marah-marah, dan mengaku baru saja putus hubungan dengan kekasihnya.
Bukan hanya itu, "Hilton juga sering mengeluh ingin merokok ganja di pesawat," kata David Gates, agen FBI yang dikutip situs CNN. Conrad bahkan bertameng di belakang nama ayahnya saat dilarang awak kabin untuk merokok ganja.
"Saya bisa membuat Anda semua dipecat dalam lima menit. Saya tahu bos Anda! Ayah saya akan membayar ini, dia pernah melakukannya. Terakhir kali, ayah saya membayar US$ 300 ribu," ia berkata kepada seorang pramugari.
Ayah yang dimaksud adalah Rick Hilton, cucu pendiri jaringan hotel Hilton, Conrad Nicholson Hilton. Rick punya empat anak bersama istrinya, Kathy. Yakni, Paris, Nicky, Barron, dan Conrad.
Meski telah dilarang merokok ganja, beberapa kali awak kabin melihat Conrad masuk toilet pesawat dan mencium bau rokok dari situ. Detektor asap di langit-langit toilet, diketahui telah disumpal handuk kertas.
Saat ditanya soal itu oleh pilot, Conrad menyerahkan satu pak rokok dan korek api. Ia lalu kembali ke tempat duduknya dan tertidur.
Saya bisa membuat Anda semua dipecat dalam lima menit. Saya tahu bos Anda! Ayah saya akan membayar ini!Conrad Hilton |
"Saat ditahan, Hilton mengatakan pada pramugari bahwa dia model dan mereka semua akan merusak kariernya," ujar pihak berwenang.
Saat diperiksa, Conrad mengaku menyebut penumpang sebagai "kaum petani" selama penerbangan. Namun, ia membantah berkonfrontasi dengan pramugari di awal penerbangan. Yang diakuinya hanya bermasalah dengan salah satu pramugari.
Ia juga berkata pada agen FBI, "Saya mengatakan pada mereka, saya bisa menghilangkan pekerjaan mereka dalam waktu kurang dari 30 detik."
(rsa/pit)