7 DEKADE BOB MARLEY
Menapaki Tujuh Jejak Kenangan Bob Marley
Rizky Sekar Afrisia | CNN Indonesia
Jumat, 06 Feb 2015 15:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Rambut gimbal dan warna-warni merah-kuning-hijau. Bob Marley telah membuat reggae identik dengan dirinya dan Jamaika. Di tangannya, musik yang terkesan jalanan menjadi terlaris sepanjang masa. Ia mampu menjual sampai lebih dari 75 juta kopi rekaman semasa hidupnya.
(Baca juga: 70 Tahun Bob Marley Dirayakan Besar-besaran)
Yang membuat Marley dikenal adalah keterusterangan musiknya. Selain menyenandungkan nada ritmik yang membuat orang ingin menari, ia juga melantunkan lirik yang jujur. Marley tidak pernah takut bicara soal cinta maupun moral, tentang benar atau salah.
Tentang rasialisme misalnya, ia pernah berkata, "Jika Anda putih dan Anda salah, maka Anda salah. Jika Anda hitam dan Anda salah, maka Anda juga salah. Manusia ya manusia. Hitam, biru, merah muda, hijau. Tuhan tidak menciptakan aturan soal warna. Hanya masyarakat yang menciptakannya, membuat orang menderita."
Ia juga pernah berkata pada The Guardian, "Ada tanda untuk menjadi manusia yang tidak peduli dan tidak disiplin. Saya memilih memahami situasi, mengatakan apa yang benar dan salah."
Marley kini tak lagi bisa memberi 'wejangan' sederhana lewat kata-katanya. Pada 11 Mei 1981, ia meninggal di Cedars of Lebanon Hospital pada usia 36 tahun. Penyebaran melanoma ke paru-paru dan otak yang menjadi penyebab kematiannya. Ia dimakamkan secara kenegaraan dan agama.
Meski begitu, suara santainya saat menyenandungkan lagu, tetap terdengar di mana-mana. Musiknya abadi. Komunitas reggae merebak, memuja Marley sebagai idolanya. Jumat (6/2) ini, jika Marley masih hidup, ia akan genap berusia 70 tahun. Sebuah festival selama enam hari berturut-turut, digelar warga Jamaika.
Mereka, dan pencinta Marley dari seluruh dunia, larut mengingat sang legenda reggae dengan kemeriahan festival. Mari mengenang pula dengan mengingat fakta-fakta penting dalam hidupnya, seperti yang dikutip dari Clash Music berikut.
(Baca juga: 70 Tahun Bob Marley Dirayakan Besar-besaran)
Yang membuat Marley dikenal adalah keterusterangan musiknya. Selain menyenandungkan nada ritmik yang membuat orang ingin menari, ia juga melantunkan lirik yang jujur. Marley tidak pernah takut bicara soal cinta maupun moral, tentang benar atau salah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga pernah berkata pada The Guardian, "Ada tanda untuk menjadi manusia yang tidak peduli dan tidak disiplin. Saya memilih memahami situasi, mengatakan apa yang benar dan salah."
Meski begitu, suara santainya saat menyenandungkan lagu, tetap terdengar di mana-mana. Musiknya abadi. Komunitas reggae merebak, memuja Marley sebagai idolanya. Jumat (6/2) ini, jika Marley masih hidup, ia akan genap berusia 70 tahun. Sebuah festival selama enam hari berturut-turut, digelar warga Jamaika.
Mereka, dan pencinta Marley dari seluruh dunia, larut mengingat sang legenda reggae dengan kemeriahan festival. Mari mengenang pula dengan mengingat fakta-fakta penting dalam hidupnya, seperti yang dikutip dari Clash Music berikut.
Nama Perempuan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA