Dua tahun lalu, Djudjuk sempat membintangi film layar lebar Finding Srimulat yang dibintangi Reza Rahadian, Rianti Cartwright, juga personel Srimulat: Kadir Mubarak, Kabul Basuki, Mamiek Prakoso, dan Gogon Margono.
Djudjuk terbilang jarang main film. Sepanjang empat dekade terakhir, kurang dari sepuluh judul film pernah dibintanginya, dari Walang Kekek (1974) sampai Montir-Montir Cantik (1984), lalu Finding Srimulat (2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Selama syuting dan promo Finding Srimulat, Ibu Djudjuk ngemong banget,” kata Tatzuar Amir, yang pernah bekerja sama dalam film arahan sutradara Charles Gozali ini, sekaligus orang pertama yang menyampaikan kabar duka ini kepada CNN Indonesia (6/2).
Perempuan kelahiran Surakarta, 20 Maret 1947 ini diperistri Teguh Slamet Rahardjo, pada 1970. Sepeninggal Teguh, ia menikah lagi dengan Moorediyanto, namun kemudian bercerai, pada 2003. Ia mengaku, hubungannya dengan Moor tidak lagi harmonis.
Segenap kru Finding Srimulat dan Magma Entertainment, termasuk Charles, siap bertolak ke Solo untuk menyekar sang legenda. Selamat jalan, Djudjuk. Ranah hiburan kehilangan sosok keibuan yang njawani.
(vga/vga)