Sebab, demi mendapat tambahan insentif dari pemerintah Meksiko, film itu dikabarkan berani sedikit mengubah skenarionya. Diberitakan Ace Showbiz, skenario akan diubah agar lebih menggambarkan Meksiko secara positif, demi meraih uang tambahan US$ 20 juta atau Rp 265 miliar. Itu diketahui lewat pesan elektronik.
"Kami sedang menghadapi anggaran yang jauh melebihi apa yang kami antisipasi, dan tengah berada di bawah tekanan besar untuk mengurangi angka menjadi US$ 250 juta (Rp 3,3 triliun) setelah potongan dan insentif," tulis Jonathan Glickman dari MGM, yang memproduksi Spectre.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adanya Stephanie Sigman sebagai Estrella, bond girl baru dan pertama kalinya berdarah Latin, juga disebut-sebut menjadi bagian dari perjanjian Spectre dengan pemerintah Meksiko. Perjanjian lain juga termasuk merekrut bintang Meksiko untuk ikut berperan sebagai pembunuh.
Spectre bahkan terbuka untuk perubahan lain demi mendapat dukungan keuangan tambahan senilai US$ 6 juta atau Rp 79 miliar.
"Mari kita lanjutkan apa yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan insentif ini," kata Glickman yang dikutip Tax Analysis. Amy Pascal, bos Sony pun setuju dengan itu. Ia mengatakan, "Kita harus menambahkan rekaman yang dibutuhkan di Meksiko, untuk mendapat uang ekstra." (rsa/utw)