Yang jelas, ia ingin pemain untuk film fenomenal yang menjadi tonggak kebangkitan kembali perfilman Indonesia itu tetap. Cinta tetap diperankan Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra tetap menjadi Rangga.
Namun apakah film itu juga bakal dihujani kata-kata puitis seperti yang terdahulu? Soal itu belum tentu. Sebab penulis puisi Tentang Seseorang dan Ada apa dengan Cinta yang dulu populer karena AADC, belum dikontak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau pun akhirnya nanti Rako dikontak, ia ternyata belum tentu mau. Sebab kepada CNN Indonesia saat dihubungi melalui telepon, Kamis (7/5) ia mengaku tak lagi menulis puisi. "Mungkin saya akan bilang, 'Mbak Mira saya enggak nulis lagi,'" ujar Rako mengakui.
Jika memang ia wajib membuat puisi untuk sekuel AADC nanti, Rako bakal butuh waktu. Tidak lagi dalam tiga hari seperti ia mengerjakan yang terdahulu. Ada banyak alasan.
Pertama, soal konteks. Ia harus tahu betul perubahan apa yang terjadi pada Rangga dan Cinta selama 13 tahun tak bersua setelah dipisahkan puisi Ada Apa dengan Cinta atau Perempuan di bandara saat Rangga ke Amerika.
"Waktu 2001 itu mereka 17 tahun. Sekarang artinya mereka 30-an tahun. Karakter mereka berbeda, bentuk puisinya pun pasti berbeda," ujar Rako berlogika. Ia harus tahu secara detail apa yang terjadi dengan masing-masing dan situasi keduanya sekarang.
Rako bahkan memikirkan penontonnya. Ia harus tahu apakah mereka usia yang sudah menikah lalu teringat pada masa pacaran sehingga waktu menonton akan bergandengan tangan, atau tidak.
"Itu semua harus dipikirkan. Sedangkan saya dalam kondisi yang berat untuk itu," ujarnya.
Alasan kedua, Rako takut mengecewakan. Puisinya dalam AADC pertama bagai "sihir ajaib" yang membuat film lebih dramatis. Ia khawatir itu tak bisa lagi dilakukan, sebab sekarang Rako sudah tak banyak menulis.
Ia justru berkutat di belakang layar sebagai sutradara. Film terbarunya adalah 3 Nafas Likas, dan sedang akan menggarap film bersama penyanyi Raisa Andriana. "Saya sedang dalam kapasitas enggak pernah bikin puisi," ucapnya.
(rsa/rsa)