"Saya benar-benar aktris yang ingin berkiprah, saya tidak ingin mempertaruhkan nama cuma karena uang," kata Acha ketika ditemui di sebuah acara di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (12/5).
Untuk kesekian kali, Acha masuk nominasi Indonesian Movie Awards (IMA). Salah satunya, nominasi aktris terbaik atas perannya dalam Nada untuk Asa. Dalam kategori tersebut, ia bersaing dengan lawan mainnya, Marsha Timothy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesempatan jadi nomine, Acha anggap sebagai apresiasi atas kesenian yang telah ia lakukan sejak masuk dunia perfilman, pada 2005. Terutama ketika ia sukses berperan dalam film Heart bersama Irwansyah dan Nirina Zubir.
"Saya merasa di dunia film inilah napas saya, saya merasa sedih ketika tidak dapat main film. Penghargaan inilah saya merasa diapresiasi, bukan berarti saya mencari honor dan sebagainya."
Setelah kembali dari Aussie pada 2012, Acha sempat bermain dalam beberapa film yang ia akui tidak diketahui publik. Pilihannya jatuh terhadap genre tersebut adalah karena keinginannya untuk mengeksplorasi lebih banyak peran yang ia mainkan, dan juga karena gairah aktingnya yang sudah tak tertahankan lagi.
"Waktu itu saya sudah tidak mikir honor lagi, yang penting saya main," kata Acha sambil tertawa.
(end/vga)