Menurut Albarn, adaptasinya justru memberikan pilihan alternatif bagi penggemar. Sejauh ini, ia sudah menulis komposisi untuk musikal berjudul Wonder.land tersebut.
Rencananya pertunjukan musikal ini akan ditampilkan di panggung Palace Theatre di Manchester, Inggris pada Juli.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah diprediksi dan sinis. Komentar ini mungkin akan mengalienasi saya dari banyak orang," ujar Albarn.
"Latihan dengan Blur untuk penampilan kami, kemudian menyendiri dalam satu ruangan untuk menulis," ucap Albarn. Dia pun menambahkan bahwa musikal tak ditulis, melainkan ditulis ulang.
"Ini hal pertama yang saya lakukan di mana saya merasa seperti di dalam dunia teater, dan perasaan itu yang membuat saya bersemangat," ujar Albarn.
Salah satu hal yang menginspirasinya dalam menulis musikal ini adalah perjalanan Blur ke Asia, terutama Korea Utara. Perjalanan ini secara keseluruhan juga menginspirasi album anyar Blur, The Magic Whip.
Albarn juga menemukan "lubang" tersebut di sekelilingnya. Menurut Albarn, "lubang" ini digenggam oleh anak-anak tiap harinya.
"'Rabbit Hole' ini berada di setiap telepon genggam," kata Albarn, prihatin. "Anak-anak kita 'menghilang' ke dalamnya, walaupun secara fisik mereka ada di ruangan yang sama dengan kita."
(vga/vga)