Blythe juga mengaku kesal melihat hasil survei yang menunjukkan kalau Trump mengungguli kandidat calon Presiden Amerika Serikat (AS) lain dari Partai Republik. Saking kesalnya, Blythe sampai memaki saat diwawancarai oleh stasiun radio 99.9 KISW di Washington minggu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blythe berharap masyarakat AS tidak terpancing dengan kampanye Trump dan kandidat lain yang dirasanya mengada-ada. Dikatakan Blythe, lebih baik uang kampanye disumbangkan kepada yang lebih membutuhkan.
Sebelum Blythe, vokalis Smashing Pumpkins, Billy Corgan juga berpendapat senada mengenai Trump.
"Saya rasa teori kekacauan Trump hanyalah segelintir hiburan yang ia sumbang ke dunia politik saat ini," kata Corgan, seperti yang dikutip dari NME pada Minggu (6/9).
"Dunia politik sama dengan dunia musik. Di tengah kebosanan, Trump datang dan mengacaukan segalanya. Kemudian politisi lain saling bersuara sehingga memunculkan masalah lain," lanjut Corgan.
Bagi Corgan, dunia politik memang butuh sesuatu hal yang segar. Menurutnya, apa yang dilakukan Trump sudah benar. Meski demikian, ia mengaku bukan pendukung Trump.
"Sejak ia mencalonkan diri, rating tayangan debat naik delapan kali dari yang sebelumnya. Ini mengartikan kalau penonton mulai ingin memahami dunia politik," ujar Corgan.
"Apakah ada perbedaan antara dunia politik dan hiburan? Saya rasa tidak ada lagi," lanjut pria berkepala plontos itu.
(ard/ard)