Hal ini terbilang cukup membanggakan, meski industri musik dalam negeri sedang semrawut mengenai hal pembajakan, pembagian royalti dan hak cipta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vice President Malay, Indian & Expatriate Programming Radio, Zakiah Halim, mengatakan hal tersebut juga menjadi tanda tanya besar baginya.
Kendati belum sesukses Indonesia, tapi Zakiah mengaku terus melakukan usaha agar musisi Malaysia dan Singapura diterima sama baiknya di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan melibatkannya musisinya di acara-acara media di Indonesia.
Musik Indonesia Sangat Kuat
Zakiah mengakui pengaruh musik Indonesia terasa begitu kuat di Singapura dan Malaysia. Lagu-lagu Indonesia seperti Judika, Cakra Khan, Sheila On 7 dan Noah, sangat sering diputar di sana.
Menurut Zakiah musik Indonesia mempunyai beberapa kelebihan. Selain pasarnya yang besar, kualitasnya musiknya juga baik. Itulah hal yang menyebabkan musik Indonesia mudah diterima di Malaysia dan Singapura.
"Kualitas musik Indonesia sangat bagus. Kami juga menyadari kalau musik Indonesia berkarakter kuat," kata Zakiah.
Penyanyi asal Singapura, Aisyah Aziz, juga merasa kualitas musik Indonesia sangat bagus. Penyanyi berumur 21 tahun itu bahkan mendengarkan musik-musik karya musisi Indonesia sebagai referensinya.
"Saya selalu menyukai lagu Indonesia. Cara kalian mengatakan alfabet, A-B-C saja sudah bernada. Cara kalian berbicara seperti bermelodi. Kalian berbicara dengan melodi yang indah," ujar pelantun lagu Pilihan Sejati itu.
APM, Ajang Saling Belajar Antarmusisi
Untuk membuat musik Indonesia, Malaysia, dan Singapura membaur sehingga pasar musiknya lebih luas lagi, ajang Anugerah Planet Muzik (APM) diadakan pada Oktober 2015 mendatang.
Sesama musisi nantinya bisa mempelajari karakter satu sama lain atau berkolaborasi agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Assistant Vice President Malay Broadcast Dicision Events & Business Development Hasan Salleh mengatakan, hal tersebut memang merupakan salah satu tujuan dari penyelenggaraan APM.
Dalam beberapa tahun terakhir APM memang memberikan dampak yang cukup signifikan. Diklaim Salleh, Industri musik tiga negara itu kualitasnya bahkan hampir setara.
"Juri APM beberapa tahun ini sudah tidak bisa membedakan mana musik Indonesia, Singapura, atau Malaysia. Garis perbedaannya sudah tidak terlihat jelas," ujar Zakiah.
(ard/ard)