Setelah sekian lama diam, kini Tarantino akhirnya bangkit dan membuka suara. Ia menegaskan dirinya tidak akan terintimidasi oleh pernyataan kepolisian atas filmnya.
Kepada LA Times, yang kemudian dikutip Reuters Tarantino mengatakan, ia sebenarnya bukan barisan pembenci polisi. "Ada misinterpretasi. Itu fitnah. Begitulah perasaan saya sekarang," ujar Tarantino.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NAPO juga meminta petugas untuk berhenti mendukung perkara keamanan, kemacetan, maupun nasihat teknis untuk film apa pun yang dibuat Tarantino dan membutuhkan polisi, akibat perkataan sang sutradara.
"Saya tidak pernah mengatakan itu. Saya bahkan tidak pernah berniat melakukannya. Pesan mereka sangat jelas. Itu untuk menghentikan saya. Itu untuk mendiskreditkan saya. Itu untuk mengintimidasi saya," tuturnya melanjutkan.
Lebih penting lagi, Tarantino menambahkan, pernyataan polisi itu untuk mengirim pesan pada orang penting lain yang mungkin merasa perlu bergabung dalam argumen yang disampaikan sutradara Django Unchained itu. Meski demikian, ancaman boikot itu diprediksi tidak mengganggu box office. (rsa/utw)