Berkat sang sumber kunci, artikel itu mengangkat skandal Nixon, yang lebih dikenal sebagai skandal "Watergate." Pada akhirnya, itu menyebabkan kejatuhan Nixon yang saat itu Presiden Amerika Serikat.
Cerita Deep Throat, dua wartawan New York Post, dan skandal Nixon dibukukan dan kemudian difilmkan dengan judul All The President's Men (1976). Kini, akan ada film yang mengangkat skandal lawas itu lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang pada masa itu menjabat sebagai orang paling berkuasa ke-dua di FBI itu bakal dikisahkan sebagai sosok yang berjuang melakukan hal benar. Film itu ingin mengungkap isi hati Felt pada saat skandal itu terjadi, sekitar 1972-1974.
Sebelum Felt meninggal dalam usia 95 tahun pada 2008, ia sempat mengungkapkan bahwa dirinya berjibaku dengan perasaan campur aduk dan menyalahkan diri sendiri selama 30 tahun. Felt akhirnya mengakui siapa dirinya dan apa perannya kala itu, pada 2005.
Dua sosok dari film sebelumnya, Hoffman dan Redford belum pasti akan ikut dalam film yang belum memiliki judul pasti ini. Namun film itu diprediksi bakal menarik, karena Landesman sudah berpengalaman menulis dan menggarap film thriller tentang presiden.
Pada 2013 ia membuat film Parkland, yang bercerita tentang pembunuhan John F. Kennedy. Sementara Neeson, kembali memerankan sosok berkarakter campuran antara laga dan thriller, sejak sukses membintangi Taken yang berlanjut sampai 3.
Belum ada kepastian kapan film akan mulai diproduksi dan ditayangkan di bioskop. (rsa/utw)