Martin tak pernah menyangka, Obama benar-benar menyukai lagu-lagu yang dinyanyikannya. Terbukti, sosok yang juga dekat dengan beberapa selebriti itu memperbolehkan dirinya, secara sukarela dimasukkan ke dalam album terbaru Coldplay.
Yang dimaksud bukan Obama yang benar-benar meluangkan waktunya untuk rekaman bersama Martin cs atau hadir di lokasi pengambilan gambar video klip mereka. Namun suara Obama saat menyanyikan Amazing Grace, akan diselipkan ke dalam A Head Full of Dreams.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber lain yang dekat dengan band itu menambahkan, Obama memperbolehkan suaranya dicuplik hanya demi Coldplay, idolanya.
"Barack Obama tidak akan membiarkan siapa pun mencuplik vokalnya untuk rekaman, apalagi mengingat betapa dalam dan emosionalnya momen itu bagi sang presiden. Tapi jelas dia suka Coldplay dan dia bahagia menjadi bagian dari sejarah musik mereka. Band juga sangat senang," kata sumber dekat band itu, dikutip The Sun.
Coldplay bukan hanya mendapat izin dari Obama. Mereka juga membutuhkan izin dari gereja Charleston, tempat ia menyanyikan Amazing Grace. Gereja pun memperbolehkan.
Pernyataan Obama bahwa dirinya mengidolakan Coldplay, kembali pada 2012 lalu. Namun Martin saat itu belum terlalu percaya.
"Saya bertemu Barack Obama pada musim panas dan satu hal yang dia katakan adalah, 'Oh saya punya lagumu di iPod saya.' Saya berpikir, 'Oh saya bertaruh dia mengatakan itu kepada semua bintang pop yang dia temui,'" ujar Martin. Ia tak membayangkan ada lagunya di daftar favorit Presiden.
"Rasanya terlalu tidak nyata," katanya. (rsa/vga)