Namun Lukman Sardi, Ketua Hubungan Masyarakat FFI 2015 mengatakan, karpet merah itu bukan hanya untuk para bintang. Hamparan karpet istimewa yang mengantar langkah ke penyelenggaraan malam puncak itu sejatinya dipersembahkan untuk masyarakat.
"Kami telah menyediakan karpet merah untuk masyarakat undangan nantinya," ujar Lukman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti mereka akan merasakan menjadi artis," tutur Lukman lagi, melanjutkan.
Mereka telah disediakan tempat duduk yang berbeda. "Kalau sineas kami sediakan tempat duduk paling depan, pejabat pemerintahan kami sediakan tempat duduk di tengah."
Lebih lanjut Lukman menyebutkan, beberapa perwakilan komunitas film serta masyarakat yang beruntung telah memenangi kuis FFI, juga akan diundang ke gedung ICE tersebut, menyaksikan langsung penganugerahan bagi insan film terbaik Indonesia tahun ini.
Menurut Lukman, panitia menyiapkan sekitar 800 kursi untuk para tamu di dalam gedung.
Sejak diluncurkan secara resmi di Pendopo Gubernur Banten, Serang, 30 Oktober lalu, panitia FFI telah menyelenggarakan serangkaian acara menyemarakkan ajang penghargaan tahun ini. Salah satunya, pemutaran lima nomine film terbaik FFI yang digelar pada 16 hingga 20 November lalu.
Malam ini, lima film pilihan juri akan bersaing mendapatkan anugerah Film Terbaik. Mereka adalah Copy of My Mind, Mencari Hilal, Siti, Guru Bangsa: HOS Tjokroaminoto, dan Toba Dreams. (rsa/vga)