"Ini pertama kalinya saya masuk nominasi, maka dari itu saya deg-degan," kata Dewi saat ditemui di gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE), Serpong, Senin (23/11).
Malam ini, Dewi hadir sebagai nomine Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2015. Nomine itu merupakan ganjaran atas aktingnya dalam Air Mata Surga, film ke-sekian sejak ia berhijab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak sendiri kok, banyak saingannya, seperti Chelsea Islan," katanya merendah.
Namun, Dewi tidak menganggap nama-nama itu sebagai pesaing. Ia tidak ingin berkompetisi. Mengutip pernyataannya, semua nomine lain sudah melakukan yang terbaik.
"Semuanya luar biasa, saya yakin semuanya adalah pemenang," Dewi menuturkan. "Menang atau tidak, tidak jadi masalah. Semua sudah luar biasa dan sangat istimewa," lanjutnya.
Masuk nomine sudah merupakan langkah selanjutnya bagi Dewi. Artinya, aktingnya dihargai. Ia pun mengaku akan terus memberikan penampilan terbaik dalam film. Menurutnya, passion atau hasrat adalah hal terpenting dalam melakoni karya seni.
"Berkarya dalam film dan musik itu harus dilakukan sepenuh hati dan akan saya jalani dengan sepenuh hati pula," tuturnya.
Ia pun semakin bangga dengan film Indonesia dan FFI. Sebagai perhelatan film terbesar dan paling bergengsi, kata Dewi, Indonesia seharusnya bersenang hati karena ada tolok ukur yang menilai film-film Indonesia.
Malam ini, Dewi tidak menggandeng sang suami, Agus Rahman. Jika menang, momen itu tak dapat disaksikan sang suami. Namun, Dewi mengaku sudah mendapat dukungan Agus.
"Suami saya enggak bisa ikut. Tapi dia SMS dan bilang bahwa saya selalu menang di hatinya," tutur Dewi sembari tersenyum. (rsa/vga)