Mengetahui hal tersebut, pihak Disney semakin optimis kalau film fiksi ilmiah ini akan mengantongi keuntungan lebih dari US$200 juta pada penayangan akhir pekan di minggu pertamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya di AS dan Kanada, film garapan sutradara J.J. Abrams ini juga mengantongi keuntungan sebanyak US$72,7 juta saat penayangan perdana di 44 negara.
Disney membeli Star Wars dari Lucasfilm senilai US$4 miliar pada 2012 dan kembali menggelontorkan dana lebih dari US$200 juta untuk pembuatan film The Force Awakens.
Film saga ini dibintangi oleh Daisy Ridley, John Boyega, Oscar Isaac, Mark Hamill, Harrison Ford dan Carrie Fisher.
Selain sukses di pasaran, film ini juga meraih simpati para kritikus film. Situs ulasan film, Rotten Tomatoes, bahkan memberi rating 95 persen untuk film The Force Awakens.
Sangat dinantinya film The Force Awakens dikatakan pakar analisa media, Paul Dergarabedian, karena pihak Disney sangat berhati-hati dalam merencanakan promosi film ini.
"Perencanaan matang itu akhirnya membuat penggemar semakin penasaran seperti apa wujud film legendaris ini ketika tayang di bioskop. Ini adalah saat yang tepat bagi Star Wars," kata Dergarabedian.
(ard)