Menurut seorang sumber dari The Hollywood Reporter, Reese dan Wemick sedang menulis lanjutan kisah sang pahlawan comel yang lucu. Namun belum diketahui apakah Ryan Reynolds akan kembali menjadi Deadpool di sekuelnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Indonesia dan Hong Kong, Deadpool mulai dapat disaksikan di bioskop sejak 10 Februari.
Deadpool merupakan karakter ciptaan yang menyandang gelar "Merc with a Mouth." Bukan hanya sangat comel, ia juga kerap melakukan kekerasan dan pelanggaran. Itulah yang menjadi alasan pemerintah Negeri Tirai Bambu melarang penayangan film Deadpool.
Apalagi, Reynolds pernah mengunggah foto dirinya berlumuran darah ketika sedang melakukan proses syuting Deadpool.
Diberitakan The Hollywood Reporter, setidaknya ada tiga alasan China tidak mengizinkan film itu tayang: kekerasan, adegan telanjang, serta bahasa grafis. Akurasi kabar itu diperkuat oleh sumber dekat pengambil keputusan China Film Group.
China termasuk negara yang tak punya sistem rating. Media regulator China seperti State Administration of Press, Publication, Radio, Film and Television (SAPPRFT) lah yang membuat penilaian apakah mereka akan melarang atau membolehkan film Hollywood. (fad/vga)