Sumber E! News menyatakan pasangan ini telah menyepakati keputusan Ozzy harus meninggalkan rumah secara berkala. Penyebab perpisahan pasangan selebriti ini bukan lantaran isu lama.
Sebelumnya, sempat beredar isu Ozzy tak lagi diterima di rumahnya sendiri gara-gara masih saja kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang. Namun tiga tahun belakangan ini, Ozzy sudah pulih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dia akan kembali,” kata si sumber. Tak jelaskan lebih lanjut adakah Ozzy kembali ke rumah setelah rehabilitasi dan perpisahan kali ini, atau kembali ke tabiat lamanya sebagai rocker liar.
Saat Ozzy hengkang dari Black Sabbath, pada 1979, Sharon mengambil alih tugas ayahnya, dan mulai mengencani Ozzy. Pada saat yang sama, ia juga memanajeri Ozzy sebagai solois.
Ozzy dan Sharon menikah pada 4 Juli 1982, lalu memiliki tiga anak, Aimee, Kelly dan Jack, yang kini masing-masing berusia 32, 31 dan 30 tahun. Pada 2013, kabar perceraian Ozzy dan Sharon berembus.
Saat itu, Ozzy sempat menulis status di akun Facebook-nya, dirinya sempat kecanduan alkohol dan narkoba. Sharon juga menyatakan kepada The Talk, isu perceraian “sangat ngawur.”
“Kami tidak bercerai,” kata Sharon kepada The Talk. “Meski begitu, apakah saya berbahagia? Tidak. Apakah saya kesal? Ya. Saya merasa hancur pada saat ini.”
Sharon juga menuturkan soal perangai kasar Ozzy. “Kami berkompromi soal ini. Kami berkompromi dengan kemungkinan terburuk. Kami berkompromi dan ini hanya sementara.”
(vga/vga)