6 Rapper Batal Tampil usai 'Konser Berdarah' di Manhattan

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Kamis, 02/06/2016 13:10 WIB
Kepolisian sedang merencanakan adanya jam malam. Penyelenggara konser dan pengelola panggung memutuskan menunda penampilan beberapa rapper. Ilustrasi konser musik. (Pixabay/jorgejimenez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penembakan di konser rap di Manhattan pekan lalu, berbuntut panjang. Satu orang tewas sementara tiga lainnya luka-luka dalam peristiwa yang terjadi Rabu (25/5) malam itu. Kini, setidaknya enam penampilan ditunda.

Diberitakan The Independent, enam penampilan yang diputuskan ditunda oleh Live Nation itu seharusnya menggunakan panggung Irving Plaza dan Gramercy Theatre.

Di Irving Plaza, Joey Bada$$ seharusnya tampil Kamis (2/6) malam ini, sementara Mac Miller pada Jumat (3/6) dan Vince Staples pada Sabtu (4/6). Di Gramercy Theatre akan ada Appetite for Destruction pada Jumat (3/6), Black Pistol pada Sabtu (4/6) dan YG pada Minggu (5/6).


Juru bicara untuk kedua panggung mengumumkan keputusan itu pada Rabu (1/6). Disebutkan, mereka telah bekerja sama dengan NYPD dan menunda penampilan demi menghormati adanya jam malam di kota itu.


"Mengingat kejadian tragis pekan lalu, kami bertindak dengan hati-hati dan berkoordinasi untuk strategi ke depannya dengan NYPD, yang mungkin termasuk jam malam. Karena diskusi yang masih berlangsung itu, kami akan menunda beberapa penampilan," kata jubir.

Di sisi lain, petugas NYPD menolak disebut terlibat dalam keputusan menunda konser itu.

Kepolisian sebenarnya sudah bergerak cepat dengan menangkap rapper Troy Ave pekan lalu, sesaat setelah kejadian penembakan. Ia dibebani dengan dugaan pembunuhan dan kepemilikan senjata. Bodyguard pria bernama asli Roland Collins itu adalah korban tewas.

Ia lalu tak sengaja menembak dirinya sendiri di bagian kaki dan berjalan ke pusat pengobatan New York University malam itu.

Namun Troy Ave mengaku tidak bersalah kepada kepolisian pada Senin (1/6) kemarin.


Sementara itu seorang saksi mata mengatakan, "Ini video yang sangat menggambarkan dengan jelas. Dia berjalan, perempuan di sekelilingnya, dan mulai menembakkan pistolnya. Yang terjadi itu persaingan kelompok rap, dia dan Maino."

Rapper T.I. dijadwalkan manggung malam itu di Irving Plaza, namun ia masih di ruang ganti. Maino dan Uncle Murda yang di panggung. Penonton langsung panik dan berhamburan menyelamatkan diri saat mendengar setidaknya lima suara tembakan diletuskan.

Tembakan itu mengenai seorang pria di dada, berusia 34 tahun, yang kemudian meninggal. Seorang pria 33 tahun juga tertembak di bagian perut dan perempuan 26 tahun di kaki. (rsa/rsa)