Padahal penggemar di sana sudah sabar menanti Morrissey. Konser seharusnya diselenggarakan lebih awal. Namun tanggal tampil terpaksa diundur menjadi Desember, lantaran sang kibordis Gustavo Mazur mengalami musibah. Ia kolaps di belakang panggung sebelum konser Colorado.
Kini, tur ternyata harus benar-benar dibatalkan. Pengumuman itu disampaikan sendiri oleh Morrissey melalui surat yang dikirimkannya ke situs web khusus penggemar, True to You.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Morrissey lanjut menuliskan, dikutip Consequence of Sound, “Dan 360 Management mencabut [jadwal kota di tur itu] secepat bagaimana mereka memasukkannya [ke dalam jadwal].”
Morrissey sebenarnya masih ingin bertemu penonton dan menghibur mereka. Apalagi ia punya penilaian sendiri soal penonton yang meriah dan tidak, sepanjang konsernya. Melalui surat yang sama ia memberi ranking pada antusiasme penonton atas konsernya sejauh ini.
Di urutan pertama ada Philadelphia, dilanjutkan Brooklyn lalu Hong Kong. Adelaide dan Melbourne di Australia juga masuk lima besar. Sayang, ia tak menyertakan Indonesia. Selain China, negara lain di Asia yang penontonnya meriah adalah Jepang, di posisi ke-14.
Yang tak kalah meriah, satu peringkat di bawah Tokyo, adalah di Tel Aviv, Israel. (rsa)