'Hulk' Jadi 'Mimpi Buruk' di Malam Inagurasi Donald Trump

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Selasa, 17/01/2017 07:23 WIB
'Hulk' Jadi 'Mimpi Buruk' di Malam Inagurasi Donald Trump Mark Ruffalo pemeran Hulk akan ikut protes Donald Trump. (REUTERS/Stefano Rellandini)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu malam sebelum inagurasi Donald Trump bakal terasa berat. Kamis (19/1) mendatang, sekumpulan selebriti akan menggelar unjuk rasa tepat di depan hotelnya di New York City. Mereka bahkan mengajak serta para penggemar atau siapa pun yang ingin bergabung.

Protes anti-Trump itu digagas oleh sineas Michael Moore. Ia mewacanakannya sejak Sabtu (14/1) lalu. Melalui Twitter ia mengatakan bahwa dirinya, Alec Baldwin, dan Mark Ruffalo akan bergabung dengan Wali Kota Bill de Blasio untuk turun ke jalan memprotes Trump.




“Kamis ini, pukul enam sore. Datanglah,” tulisnya di Twitter.

Ia menyebut protes itu sebagai ‘aksi pra-inagurasi Trump.'

Mengutip Ace Showbiz, Ruffalo bahkan menganggap langkah itu sebagai perjuangan. “Kami mengirim peran ke Washington bahwa kami akan berjuang, dalam setiap langkah, kebijakan yang diskriminasi dan tidak berbahaya, hari ini, esok, dan setiap hari,” kata sang Hulk.

Tujuannya, kata Ruffalo, “Untuk melindungi nilai-nilai yang kami pegang teguh.”


Ruffalo sebelumnya sudah pernah ambil aksi soal kepresidenan di Amerika Serikat. Bersama kawan-kawannya di Avengers Ruffalo menegaskan mendukung Hillary Clinton, pesaing berat Trump dalam masa kampanye. Ruffalo dan Avengers membuat sebuah video untuk itu.

Ia memang tak asing dengan aksi. Sebelumnya, Ruffalo membela dan membantu bintang The Fault in Our Stars, Shailene Woodley soal perjuangannya dalam isu Pipa Dakota di AS.

Sejumlah selebriti sudah menentang Trump sejauh ini. Para penyanyi bahkan menolak tampil di inagurasinya, yang diselenggarakan 20 Januari mendatang. Selebriti juga mendukung pidato inspiratif Meryl Streep di Golden Globe Awards 2017 yang ditujukan untuk Trump.