Anjing Lebih Suka Dengarkan Reggae dan Soft Rock

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Jumat, 27/01/2017 09:25 WIB
The Scottish Society for the Prevention of Cruelty to Animals (SSPCA) dan University of Glasgow mencoba berbagai genre musik untuk didengar anjing. Anjing ternyata punya preferensi musik seperti manusia. (Ilustrasi/Thinkstock/Lunja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jika ingin membuat anjing Anda bahagia, dengarkan musik reggae atau soft rock. Penelitian terbaru menyebutkan, anjing lebih menikmati dua genre musik itu ketimbang lainnya.

Mengutip NME, penelitian dilakukan oleh The Scottish Society for the Prevention of Cruelty to Animals (SSPCA) dan University of Glasgow. Mereka memainkan berbagai genre musik kepada anjing yang ‘dikarantina’ dan memonitor bagaimana mereka bereaksi pada setiap lagu.

Profesor Neil Evans dari Glasgow mengatakan, ada kemungkinan bahwa anjing pun punya preferensi mendengar musik seperti manusia. Itulah dasar dari penelitian dilakukan.


“Secara keseluruhan, respons terhadap genre musik yang berbeda bercampur. Tapi bisa dikatakan, musik reggae dan soft rock menunjukkan perubahan paling positif pada perilaku anjing,” kata Evans menerangkan, seperti dikutip dari NME.


Sayangnya, tidak dijelaskan lebih detail soal bagaimana perilaku anjing merespons itu.

Tapi hasil penelitian itu berdampak penting bagi SSPCA. Gilly Mendes Ferreira dari organisasi itu mengatakan, mulai sekarang ia akan berusaha memastikan bahwa anjing-anjing mereka bisa mendengar musik yang mereka sukai.

“Saat ini pusat penampungan anjing kami di Glasgow maupun Edinburgh bisa memperdengarkan musik ke tiap kandang. Ke depannya setiap penampung akan bisa menawarkan teman kita [anjing] lagu-lagu yang mereka setujui,” ujarnya kepada BBC.

Selain anjing, mereka juga akan membuat penelitian serupa untuk spesies lain.


Sebelumnya, sudah ada penelitian soal membuat musik untuk kucing. Komposer asal Amerika Serikat, David Teie bahkan pernah mendedikasikan musiknya untuk binatang yang bahkan tak bisa bertepuk tangan itu. Ia butuh ratusan juta rupiah untuk membuat album khusus kucing.

Ia memasukkan unsur sains untuk membuat album itu. Salah satunya, musik harus ada unsur suara mendesah atau mengecap. Teie sebelumnya juga pernah membuat musik untuk monyet. (rsa/rsa)
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK