Madonna Diminta Nyanyikan Lagu Anti-Trump

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Selasa, 31/01/2017 08:19 WIB
Madonna Diminta Nyanyikan Lagu Anti-Trump Madonna diminta merekam lagu anti-Trump. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Protes terhadap Donald Trump seakan tak ada hentinya sejak ia resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat, 20 Januari lalu. Protes anti-Trump bahkan punya lagu tema.

Dilaporkan, Madonna tengah didekati untuk menyanyikan dan merekam lagu itu.

Ace Showbiz memberitakan, menurut TMZ penulis lagu legendaris Bruce Roberts langsung yang mendekati Madonna dan memintanya menyanyikan lagu itu. Di bagian chorus yang bakal diulang-ulang saat menyanyi, ada kalimat ‘enough is enough’ untuk kebijakan Trump.


Itu seperti lagu yang dibuat Roberts untuk Barbra Streisand dan Donna Summer.


Roberts disebut-sebut meminta Madonna menulis kembali lirik lagu itu, lalu menyanyikannya sebagaia perlawanan untuk kebijakan-kebijakan yang dibikin Trump sebagai presiden.

Tapi sang penulis lagu aslinya mengaku itu tidak untuk menyerang Trump secara personal.

Madonna memang dikenal sebagai salah satu musisi yang vokal menyuarakan perlawanannya terhadap Trump. Sejak kampanye untuk Pilpres AS, sang musisi mendukung Hillary Clinton.


Trump sampai gerah sendiri dengan serangan-serangan Madonna untuknya, terutama pernyataannya yang terakhir untuk menghancurkan Gedung Putih. Kata Trump saat diwawancara Fox News, “Dia menjijikkan. Saya pikir dia sangat menyakiti dirinya.”

“Saya pikir dia memalukan bagi negara kita,” tutur Trump menegaskan.

Mantan juru bicara Gedung Putih, Newt Gingrich bahkan mengatakan Madonna bisa disebut sebagai bagian dari kebangkitan fasisme ata sayap kiri, dan bisa dipenjara. (rsa/les)