Kebijakan Imigran Trump Bikin JLo 'Mimpi Buruk'

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Selasa, 31/01/2017 11:41 WIB
Kebijakan Imigran Trump Bikin JLo 'Mimpi Buruk' Jennifer Lopez angkat suara soal kebijakan Donald Trump. (REUTERS/Mario Anzuoni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selebriti-selebriti papan atas ikut berkomentar atas kebijakan baru Donald Trump melarang imigran maupun pelancong dari setidaknya tujuh negara dengan penduduk mayoritas Muslim.

Penyanyi Jennifer Lopez pun termasuk salah satunya. JLo, sapaan akrabnya, buka suara di media sosial yang memprotes kebijakan Trump yang didasari kekhawatiran akan terorisme itu.

Ia mengunggah sebuah foto dengan poster tulisan besar, “Kita semua imigran.”


JLo yang belakangan dikabarkan dekat dengan Drake itu menulis keterangan, “Sejujurnya, saya merasa kita semua sedang dalam mimpi buruk sekarang! Di sebuah negara yang ditemukan oleh imigran, bagaimana mungkin imigran sekarang menjadi kata yang buruk!!!”

[Gambas:Instagram]

Diketahui, saat masa kampanye untuk Pilpres AS 2016 JLo memang menyatakan dukungan untuk Hillary Clinton, pesaing berat Trump dari Partai Demokrat. Pilpres November lalu ternyata mengeluarkan Trump dari Partai Republik, sebagai pemenang dan dilantik jadi Presiden AS.

Sudah banyak musisi dan aktris maupun aktor yang bersuara lantang seperti JLo, menentang kebijakan soal imigran itu. Ia sendiri memang lahir di New York, AS namun berdarah Latin.

Kebijakan Trump melarang imigran Muslim membuat marah banyak kalangan. Muncul petisi untuk meminta Trump mencabutnya, yang kini sudah ditandatangani jutaan orang.

Kebijakan itu pun sudah merugikan pelancong yang ‘terlantar’ karena tak bisa masuk AS hanya karena dari negara Islam. Trump juga membuat para sineas maupun subjek atau inspirasi dari film nominasi Oscar seperti dari Iran dan Suriah, tak bisa ke karpet merah. (rsa/rsa)