Studi Ungkap Makna di Balik Senyum Lukisan Mona Lisa

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Kamis, 16/03/2017 10:25 WIB
Studi Ungkap Makna di Balik Senyum Lukisan Mona Lisa Ilmuwan mengungkap senyum Mona Lisa. (REUTERS/Edgar Su/Files)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ekspresi Mona Lisa yang ambigu di lukisan Leonardo da Vinci membuatnya menjadi karya seni paling banyak diperbincangkan dalam sejarah. Da Vinci melukis sosok perempuan bernama asli Lisa Gherardini itu dengan ekspresi yang membingungkan: bahagia atau sedih?

Mengutip Independent, studi terbaru dari University of Freiburg mengungkap bahwa ekspresi Mona Lisa jelas bisa dikatakan bahagia. Itu disimpulkan dari jawaban 12 partisipan yang diajak berdiskusi. Mereka diberi sembilan gambar Mona Lisa, hitam dan putih.

Delapan di antara gambar itu sudah dimanipulasi di bagian mulut. Empat di antaranya dibuat lebih bahagia, dan empat lainnya dibuat berekspresi lebih sedih. Foto-foto itu pun diacak.



Setiap foto kemudian diperlihatkan kepada masing-masing partisipan sebanyak 30 kali. Hasilnya, foto orisinal disebut ‘bahagia’ oleh partisipan sebanyak 97 persen.

“Kami sangat heran,” kata ilmuwan Juergen Kornmeier. Ia berpendapat, berdasarkan deskripsi dari sejarah seni yang ada, seharusnya gambar yang orisinal adalah yang paling membingungkan bagi para partisipan. Namun nyatanya, mereka menganggap itu ‘bahagia.’

Eksperimen semacam itu dilakukan dua kali. Dalam penelitian yang ke-dua, ada delapan versi Mona Lisa sedih yang ditunjukkan kepada partisipan. Hanya ada sedikit perbedaan di masing-masing foto. Mereka masih menganggap lukisan orisinalnya sebagai ekspresi ‘bahagia.’


“Kita tidak punya skala pasti yang absolut tentang kebahagiaan atau kesedihan di otak kita. Otak kita memindai sesuatu yang sangat cepat. Kita menyadari jarak totalnya, dan kemudian kita mengadaptasi estimasinya,” kata Kornmeier, menjelaskan cara kerja otak.

Ia kemudian memberi simpulan, “Mungkin ada yang ambigu dalam aspek lain. Tapi tidak ada yang ambigu soal perasaan bahagia atau sedih.” Artinya, senyum Mona Lisa tidak ambigu.