Itu merupakan sosok-sosok baru yang menghidupkan kembali Power Rangers.
Mereka dipertemukan lewat sebuah kelas detensi. Masing-masing punya rahasia dan kemarahan tersendiri. Bahkan saat akhirnya mereka disatukan di tempat yang sama ketika Billy menemukan koin warna-warni berkekuatan super, kelimanya masih belum saling percaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi di sana, mereka belajar untuk saling peduli. Mereka belajar memikirkan orang lain dan berteman dengan tulus, bukan hanya karena diharuskan suatu kondisi. Mereka belajar menyingkirkan dinding yang mereka bangun, belajar untuk saling percaya tanpa rahasia.
Foto: Dok. Lionsgate MovieRita Repulsa yang diperankan Elizabeth Banks. |
Saat pemutaran perdana Power Rangers di Jakarta, Rabu (22/3) penonton di bioskop bertepuk tangan riuh saat Jason cs berubah, Zord dan Megazord muncul, Alpha berteriak ‘aye aye aye aye aye’ dan Zordon berbicara dalam bentuk piksel di markas Power Rangers di bawah tebing.
Meski benang merahnya sama, ceritanya baru. Kebaruan itu, di satu sisi membawa relevansi dengan penonton sekarang, tapi di sisi lain menciptakan keanehan bagi penggemar kisah Power Rangers ‘ansich.’ Seperti saat Billy menemukan lokasi Kristal Zeo: di gerai donat.
Kostum Power Rangers yang diubah lebih modern juga terasa aneh. Begitupula wajah Alpha, Zordon dan Megazord. Tidak ada yang salah, hanya penggemar Power Rangers terdahulu harus membiasakan diri dengan kostum yang sekarang, juga wajah-wajah baru aktor-aktrisnya.
Foto: Dok. Lionsgate MovieWajah-wajah baru Power Rangers. |
Gatins juga sangat berhasil membuat seisi bioskop tertawa. Ia menyelipkan humor kekinian di hampir setiap adegan, membuat cerita itu tidak membosankan. Apalagi, ada Billy yang menghidupkan suasana dengan karakter polos dan naifnya. Mimik dan gesture-nya pun lucu.
Sesekali, dialog film itu menyindir film lain. Alih-alih norak, itu lagi-lagi justru membuat tertawa.
[Gambas:Video CNN]
Gastins juga menghadirkan sifat baru untuk setiap karakter yang sudah ada. Jason, di balik kenakalannya tetap seorang anak yang menjadi harapan orang tua, bahkan seisi Angel Grove. Kimberly, sedikit bitchy tapi sebenarnya baik hati. Billy, seorang autis yang selalu butuh bantuan orang lain, tapi sekaligus menjadi sosok yang mempersatukan Power Rangers.
Trini, bandel dan berbeda, tapi setia kawan. Zack, tengil tapi sangat mencintai ibunya.
Foto: Dok. Lionsgate MovieZordon dalam bentuk piksel. |
Ia hanya memberi sentuhan sifat dan guyonan yang terasa lebih relevan. Ia bahkan memasukkan unsur autisme dan lesbian, meski yang terakhir sebenarnya tak terlalu terlihat. Bisa dibilang, Power Rangers kali ini merangkul semua kalangan: pencari nostalgia, penyuka cerita pahlawan super, penggila humor, penyandang autis, sampai pendukung LGBTQ.
[Gambas:Youtube]
Dan jangan khawatir, lagu-lagu lawas seperti Go Go Power Rangers masih terus dikumandangkan di film itu.
Sebagai bonus, pencinta Power Rangers harus duduk tenang di kursi sampai film berakhir. Karena setelah kredit, akan ada cuplikan yang bakal membuat Anda makin bersemangat menantikan sekuel film itu selanjutnya.
Foto: Dok. Lionsgate Movie
Foto: Dok. Lionsgate Movie
Foto: Dok. Lionsgate Movie