Syok Skandal Narkoba, Keluarga Jaga Psikologis Ridho Rhoma

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Minggu, 26/03/2017 16:20 WIB
Syok Skandal Narkoba, Keluarga Jaga Psikologis Ridho Rhoma Ridho Rhoma masih syok karena ditangkap narkoba. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pedangdut Ridho Rhoma kembali mendapat tamu spesial di tempat ia ditahan karena tertangkap menggunakan narkoba, Polisi Resor Jakarta Barat, Minggu (26/3). Sang kakak, Debby Veramasari Irama mengunjungi adik bungsunya bersama kuasa hukum Krisna Murti.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Debby mengunjungi Ridho selama satu jam.

Dari perbincangan dengan adiknya, Debby menyampaikan bahwa putra raja dangdut Rhoma Irama itu masih syok dengan penangkapannya. Ia ditangkap Sabtu (25/3) dini hari di sebuah hotel di kawasan Pesing, Jakarta Barat. Ada sabu-sabu yang menjadi barang bukti polisi.
“Alhamdulillah Mas Ridho sehat, cuma kami belum bisa bicara banyak, belum bisa bicara yang berat-berat, masih syok,” kata Debby menuturkan.


Ridho juga kelelahan, karena ia langsung diperiksa polisi setelah ditangkap. Pemeriksaan baru selesai sekitar pukul tiga dini hari tadi.

Bukan hanya Ridho yang syok, keluarga pun terkejut atas penangkapan itu. Seperti Rhoma, Debby juga mengucap sang adik adalah korban penyalahgunaan narkoba. Ia sendiri tak menyangka, karena selama ini Ridho bahkan tidak merokok dan minum minuman beralkohol.
Keluarga kini ingin fokus mengembalikan psikologis Ridho setelah penangkapan, agar pelantun Menunggu itu tidak mengalami traumatis. “Keluarga bilang masalah hukum jangan berdampak pada psikologis. Kami ingin memberikan dukungan untuk Ridho," kata Krisna.