Heboh 'Darth Vader' Diusir dari Sekolah di Amerika

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Selasa, 09/05/2017 09:18 WIB
Heboh 'Darth Vader' Diusir dari Sekolah di Amerika Siswa mengenakan kostum Darth Vader ke sekolah, membuat heboh. (Ilustrasi/REUTERS/Hannibal Hanschke)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hari Star Wars dirayakan seluruh kalangan di dunia, termasuk di sebuah sekolah menengah atas di Wisconsin, Amerika. Seperti di berbagai lokasi yang ‘dibekap’ oleh kostum karakter Star Wars, di Wisconcin seorang murid memutuskan mengenakan kostum Darth Vader ke sekolah.

Namun ‘Darth Vader,’ tokoh jahat penguasa kegelapan di Star Wars, tidak berkuasa lama.

Orang tua yang melihatnya di Ashwaubenon High School langsung memanggil polisi. Panggilan pagi itu melaporkan bahwa mereka melihat sosok mencurigakan yang mengenakan busana serba hitam dan topeng, serta membawa tas besar, berjalan di sekitar komplek sekolah itu.
Sang pelapor khawatir sosok itu mengenakan jaket atau rompi antipeluru. Menanggapi laporan itu, polisi dan pihak sekolah langsung mengumpulkan seluruh guru da murid di titik temu.


Mereka khawatir, jika ada yang tetap dibiarkan masuk gedung, akan terjadi insiden penembakan brutal dan acak terhadap siswa maupun guru di sekolah, seperti yang sering terjadi di Amerika. Padahal itu jauh dari adegan penembakan seperti yang dibayangkan.

Sosok yang sampai membuat sekolah-sekolah lain diliburkan itu, hanya seorang siswa biasa. Ia mengenakan kostum Darth Vader lengkap dengan topeng plastiknya, untuk Hari Star Wars.
Hari itu diperingati setiap 4 Mei, yang tanggalnya 'dipelesetkan' dari kutipan film ‘may the force be with you’ menjadi 'May the fourth (4th, tanggal 4 setiap bulan Mei) be with you.'

Lantas apa yang terjadi dengan siswa ‘Darth Vader?’ Mengutip Independent, siswa yang bersangkutan akan mendapat hukumannya sendiri, karena sejatinya kostum dilarang di sekolah. Meski begitu, urusannya tidak sampai polisi. Siswa itu tidak akan dihukum.