Sebelum Griselda, ada Charles Santoso, ilustrator kelahiran Indonesia yang menempuh pendidikan di Australia melanjutkan kariernya di sana. Lulus dari University of New South Wales di Sydney, Charles berkarier di Animal Logic, studio animasi Australia yang mana ia ikut berkarya di beberapa film seperti The Lego Movies dan Legend of the Guardians: The Owls of Ga'Hoole.
Charles yang tengah pulang ke Indonesia pun berbagi soal pengalaman dirinya menjalani profesi sebagai ilustrator.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Minat saya memang lebih ke story-telling, apapun mediumnya. Menurut saya membuat buku anak-anak itu sebagai bagian penting kehidupan. Anak-anak itu penuh harapan, mereka jujur, dan ini membuat lebih tertantang agar disukai anak," ungkapnya soal alasan penggarapan buku anak-anak.
Lihat juga:Macan Cisewu Nongol di Komik Marvel Deadpool |
Charles mengaku tidak semata-mata sengaja meninggalkan Indonesia. Ia sendiri bertekad pergi ke mana pun selama ada peluang.
"Saya lebih memikirkan proyeknya, saya akan ke mana pun selama ada proyek yang baik. Karena sudah saatnya berpikir global, makin banyak belajar, dan jangan pernah mengatakan tidak," ujarnya.
"Dengan internet seperti tidak ada batasan, terlebih di bidang kreatif dan visual. Banyak orang Indonesia yang terkenal di luar, misal komik Batman ada orang Indonesia, banyak yang tidak tahu itu. Selalu ada kesempatan, walau persaingan juga ketat," tutur Charles.
Bagi Charles, peluang itu akan semakin besar bila ditunjang dengan bagaimana masing-masing mencari tahu keinginan pasar internasional yang dikombinasikan dengan kekhasan karya sendiri.
"Dalam berkarya lihat ke gaya sana (internasional) bagaimana. Gaya sendiri juga penting. Oleh karenanya, penting dilakukan keduanya," ujarnya.