Coldplay Jadi 'Korban' Badai Harvey

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Sabtu, 26/08/2017 20:50 WIB
Coldplay Jadi 'Korban' Badai Harvey Coldplay seharusnya tampil di Houston, Texas namun ditunda karena ada badai Harvey. (Dave Hogan/One Love Manchester/Handout via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Chris Martin cs sudah siap tampil di atas panggung di Houston, Jumat (25/8). Namun mereka harus membatalkan penampilannya lantaran ada ancaman badai Harvey. Badai dahsyat yang muncul belasan tahun sekali itu tengah menghantam Texas, dan Coldplay tak ambil risiko.

Badai itu diramalkan sampai ke pesisir selatan Texas pada Jumat lalu. Houston sebenarnya tidak termasuk jalur yang diprediksi akan dilalui badai. Namun lokasi itu tetap saja berbahaya. Houston bahkan diramalkan ‘kejatuhan’ hujan lebat terkait badai itu.


“Kami sangat ingin bermain malam ini, tapi duduk di sini bersama melihat berita tentang badai, kami merasa kami tidak bisa meminta seorang pun untuk menempatkan diri mereka dalam bahaya. Jadi, dengan sedih kami harus menundanya,” tutur Coldplay melalui Twitter.


Soal kapan band itu akan kembali, mengutip Reuters, belum ditentukan. Band pelantun Yellow itu bahkan menuturkan bahwa prosedur pengembalian uang bagi yang ingin menukarkan tiketnya, akan diumumkan selanjutnya. Mereka belum memikirkan masalah itu.

Coldplay memang sedang berada dalam tur Amerika Serikat. Kamis (24/8) malam, mereka berkicau di Twitter, pamer keberadaannya yang sudah menginjak Houston. Namun saat itu mereka sudah punya kekhawatiran soal pertunjukan yang dijadwalkan sehari setelahnya itu.



Kamis malam itu, mereka mengaku tengah berdiskusi dengan pihak berwenang setempat dan manajemen, untuk memutuskan apakah akan tetap bermain atau batal demi keamanan.

Coldplay sebelumnya sudah tur keliling Asia, namun ‘melompati’ Indonesia. Alih-alih, pelantun Fix You itu memilih Singapura, Filipina, Thailand, Jepang, dan Korea. Mereka bahkan menambah jadwal tampil di Singapura menjadi dua hari. Penampilan di Thailand juga merupakan jadwal tambahan, setelah melihat antusiasme penggemar di Asia yang tinggi.