Asterix & Obelix Kembali Lawan Julius Caesar di Seri Terbaru

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Selasa, 10/10/2017 07:28 WIB
Kisah Asterix dan Obelix melawan Julius Caesar kembali hadir di seri ke-37, 'Asterix and the Chariot Race' dan berlatar di Semenanjung Italia. Kisah Asterix dan Obelix melawan Julius Caesar kembali hadir di seri ke-37, 'Asterix and the Chariot Race' dan berlatar di Semenanjung Italia. ( AFP PHOTO / MIGUEL MEDINA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kisah petualangan prajurit Galia, Asterix dan Obelix siap kembali menghibur penggemarnya. Kisah berlatar era Romawi itu bakal rilis dalam serial ke-37, Asterix and the Chariot Race.

Serial yang kini ditulis oleh Jean-Yves Ferri dan digambar oleh Didier Conrad tersebut akan mulai memasuki toko buku pada 19 Oktober mendatang.

Asterix and the Chariot Race akan menjadi satu-satunya kisah Asterix di Semenanjung Italia dan mengisahkan perjalanan sang pahlawan desa kecil di wilayah Galia dalam memenangkan tantangan dari Julius Caesar.



Berlatar pada 50 Sebelum Masehi, Julius Caesar tengah mencoba membuktikan seluruh wilayah Semenanjung Italia akan berada dalam kondisi damai di bawah kekuasaan Romawi. Faktanya, banyak daerah mencoba untuk merdeka.

Guna membakar kembali semangat khas Romawi sekaligus membuktikan kehebatan kerajaan besar dalam sejarah itu di bidang infrastruktur, Caesar mengundang seluruh perwakilan daerah dan dunia untuk berkompetisi di jalanan buatan Romawi.

Sesuai dengan karakter kisah Asterix, serial ini juga akan membawa sang orang Galia berkumis pirang itu melawan penjahat kaki tangan Romawi.


Terakhir kali, musuh Asterix adalah penjahat bertopeng bernama Coronavirus. Nama penjahat itu diambil dari nama virus SARS yang menyerang dunia pada 2002 silam.

Diberitakan AFP, penulis Jean-Yves Ferri dan Didier Conrad mengatakan ingin menyoroti peran Obelix dalam serial ke-3 karya mereka ini.

Obelix merupakan sahabat Asterix dengan ciri khas badan tambun dan kekuatan super tanpa ramuan apa pun, juga kegemarannya makan celeng panggang.

"Akan sangat banyak momen Obelix yang mengemudikan kereta juga di dalam ceritanya," kata Conrad dalam pengumuman penerbitan serial Asterix di Paris.


Sebanyak lima juta eksemplar Asterix and the Chariot Race telah dicetak untuk seri pertama dengan dua juta di antaranya hanya dijual di Perancis.

Asterix merupakan serial komik Perancis karya Rene Goscinny dan digambar oleh Albert Uderzo serta diterbitkan pertama kali pada 29 Oktober 1959. Sejak Goscinny meninggal pada 1977, Uderzo mengambil alih peran penulis hingga 2005.

Kini, Uderzo yang kini sudah berusia 90 tahun tak lagi menulis ataupun menggambar kisah legenda rakyat Perancis tersebut.

[Gambas:Instagram]

Peran penulis dan ilustrator diserahkan kepada Jean-Yves Ferri dan Didier Conrad sejak 2013 dengan karya debut mereka Asterix and the Picts, yang tercatat sebagai serial ke-35.

Tercatat, sudah lebih dari 350 juta eksemplar komik Asterix terjual di seluruh dunia sejak Goscinny mengenalkannya melalui majalah Pilote pada 29 Oktober 1959.